Camat-Bogor-Tengah-Siap-Galakkan-Program-Naturalisasi-Sungai-Ciliwung-1.jpg
Read Time:1 Minute, 47 Second

BOGOR, PENAPUBLIK.COM – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Tengah tahun 2021 digelar secara virtual yang diikuti 11 Kelurahan se-Bogor Tengah. Bima Arya, Wali Kota Bogor secara resmi yang membuka kegiatan tersebut, Pada Selasa (16/2).

Dalam eksposenya, Abdul Wahid, Camat Bogor Tengah memaparkan gambaran umum kondisi wilayah serta masyarakat dan program pembangunan di Bogor Tengah, diantaranya penataan bantaran Sungai Ciliwung di wilayah Kelurahan Sempur, dan Babakan Pasar melalui program Naturalisasi Sungai Ciliwung.

“Iya, Program ini harus dilakukan melalui pendekatan dengan masyarakat setempat yang melibatkan lintas sektoral karena dampak dari program ini tidak hanya bagi Kota Bogor tetapi juga warga Jakarta,” terangnya.

Salah satu problema klasik di wilayah Bogor Tengah, sambung Wahid, adalah keberadaan pedagang kaki lima yang banyak menempati area-area publik seperti trotoar dan jalur hijau. Upaya yang sudah dilakukan adalah merelokasi para pedagang, seperti dikawasan Jalan Malabar dan relokasi PKL di Jalan Pengadilan.

“Relokasi PKL di kawasan ini selain untuk memfungsikan kembali trotoar dan jalur hijau juga untuk normalisasi saluran air atau drainase yang selama ini tersumbat karena tertutup oleh PKL,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Wahid, untuk benah Kampung di Kecamatan Bogor Tengah akan difokuskan di Kelurahan Babakan Pasar. Karena di sana banyak potensi dan juga modal yang bisa dikolaborasikan.

“Modal yang dimiliki Babakan Pasar sangat luar biasa, dekat Istana Presiden, aksesnya bagus dan memiliki modal sosial warga yang ada sejak dulu serta modal lokasi. Jadi, Insyaa Allah akan kita maksimalkan untuk merealisasikan program tersebut di Babakan Pasar,” jelasnya.

Selain itu, di Kelurahan Babakan Pasar juga rencananya akan dibuat jogging track dari Kampung Labirin di RW10, RW09 hingga jembatan RW 04 Pulo Geulis. Tak hanya itu, juga ada program benah Kampung di Kampung Padabeunghar dengan nama Kampung Bambu. Di Bogor Tengah juga sudah ada Kampung Merdeka Belajar di Kebon Manggis Paledang.

Pada tahun ini rencananya juga akan dibangun Kampung Tematik di Kelurahan Babakan.

“Insyaa Allah Kampung Tematik di Bogor Tengah akan bertambah. Sebelumnya sudah ada di Kelurahan Kebon Kelapa Jalan Kepatihan, dan Kampung Labirin di Kelurahan Babakan Pasar,” katanya.

Selajutnya, kata Wahid, ditengah pandemi COVID-19 salah satu inovasi diluncurkan oleh Kelurahan Babakan yaitu BASIPA (Babakan Siaga Pangan) bertujuan untuk ketahanan pangan. (Heri)

Editor : Taufik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.