Vertical-Rescue-Indonesia-Gembleng-Relawan-Kebencanaan-1.jpg
Read Time:1 Minute, 30 Second

CISARUA, PENAPUBLIK.COM – Sejumlah calon relawan kebencanaan diberikan pelatihan dan pemaparan beberapa materi pertolongan pertama dan evakuasi oleh para instruktur yang berkompeten dibidangnya dilakukan secara indoor dan juga outdoor.

Kegiatan pelatihan itu sendiri digagas dan digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melalui bidang Pencegahan yang dilangsungkan selama 3 hari sejak Senin hingga Rabu (22-24 Maret 2021), Bertempat di Hotel Pesona Anggraeni, Kampung Balekambang RT 1 RW 01, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua.

“Iya jumlah keseluruhan sebanyak 100 orang peserta dilaksanakan di indoor dan outdoor, dibagi dalam dua (2) ruang Aula yang berbeda dan dua (2) angkatan dengan beberapa materi yang disajikan kepada para peserta,” terang Adi, Panitia pelaksana yang ditemui dilokasi kegiatan, pada Senin petang (22/3).

Salah Satu Kegiatan Praktek Pelatihan Dari Vertical Rescue Indonesia

Adapun materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut kata Adi diantaranya materi penyelamatan pertolongan dan mitigasi, Vertical Rescue. Dilanjutkan dengan materi Water Rescue dan Manajemen Posko tentu dengan narasumber yang kompeten dalam bidangnya.

“Pemateri diantaranya dari Team Vertical Rescue Indonesia, PMI pusat dan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB), Sementara untuk peserta dari unsur masyarakat, Relawan Destana dan unsur Karang Taruna serta Pramuka Peduli,” tambah Adi.

Ditempat yang sama menurut Adi, Salah seorang instruktur dari Vertical Rescue Indonesia (VRI) mengatakan bahwa pihaknya termasuk yang memberikan beberapa materi terkait evakuasi korban bencana yang berada dimedan cukup terjal diantaranya ada Delay Sistem, Technik Penjangkauan dan lain sebagainya.

“Pelatihan yang diberikan ini totalnya selama 3 hari dan kebanyakan kita lakukan di outdoor dibanding indoor karena semuanya harus praktek. Kami berharap dengan pelatihan seperti ini bisa meringankan juga tugas kami ya, dan yang paling penting bagaimana para relawan bisa menjawab tugas dan tantangan vertical rescue. Jadi kalau yang terdekat bisa mengeksekusi tentunya akan lebih cepat bahkan lebih baik.” pungkasnya menutup pembicaraan. (TAUFIK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.