Berita_20191209171031_PenaPublik.jpg
Read Time:2 Minute, 15 Second

Cisarua, PenaPublik.com – Rejeki memang datang tak terduga, Setelah kurang lebih dua bulan lamanya nasib warga Kampung Teladan RT 2 RW 05, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Terkatung-katung akhirnya mendapat bantuan dari Dinsos dan BPBD Provinsi Jawa Barat. Bantuan tersebut diberikan secara langsung kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana alam tanah longsor beberapa waktu lalu.

Menurut Solihin Fauzi, Aktivis Pepeling mewakili warga terdampak bencana menyampaikan terima kasih kepada Dinsos dan BPBD Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan sumbangan kepada korban bencana tanah longsor tersebut.

“Kejadiannya kurang lebih 2 bulan yang lalu, Saya berharap kepada Pemdes Tugu Selatan supaya menganggarkan biaya urgent korban bencana dari Dana Desa sebesar 10% saja belajar dari beberapa bencana yang terjadi. Karena alasan tidak adanya dana anggaran untuk korban bencana dari desa ini mengakibatkan low respon dari bantuan terutama dari kesehatan dan makanan,” tuturnya seusai menyaksikan penyerahan bantuan.

Menurutnya, ini menjadi pembelajaran bagi kita semua terkait bencana memang bukan kehendak manusia, Akan tetapi karena manusia jugalah bencana ini bisa terjadi. Hal kecil namun bisa berdampak besar misalnya adalah penanganan sampah dan pengalihan fungsi lahan dikawasan Puncak ini, Menjadi faktor terjadinya bencana alam.

“Kami dari Pepeling juga berpesan dan berharap kepada Pemkab Bogor terkait perijinan lebih diperketat dan pembangunan villa atau hotel serta objek wisata yang baru mohon di kaji kembali Amdal-nya karena kalau tidak terkontrol ini akan mengakibatkan alam menjadi tidak bersahabat,” pinta-nya.

Hal senada dikatakan Surya mewakili Karang Taruna Branjangan Desa Kopo, Ia mengapresiasi kepada pihak terkait seperti Dinsos, BPBD terutama dari Provinsi Jawa Barat bagi korban bencana longsor yang terjadi pada Bulan Oktober lalu yang sudah peduli.

“Seharus-nya dari BPBD Kabupaten yang lebih cepat tanggap dan bisa memberikan bantuan, Sekedar catatan kepada Pemdes Tugu Selatan harus menyisihkan dana urgensi untuk kebencanaan tiap tahun-nya. Supaya ketika ada bencana di lingkungan Desa bisa cepat tanggap,” tegasnya.

Sementara itu ditempat berbeda, Lukman, Ketua RW 05, Desa Tugu Selatan, Pihaknya mewakili warga menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Pemerintah melalui Dinas Sosial, BPBD dan aktivis Pepeling dan perwakilan Karang Taruna Branjangan Desa Kopo yang sudah mau peduli terhadap warga yang terdampak bencana alam beberapa bulan lalu. Dirinya mengaku bahwa bantuan tersebut untuk ke-empat yang pertama ada dari PMI dan Karang Taruna berupa sembako dan dari Dinsos berupa perabotan dapur serta terakhir dari BPBD Provinsi Jawa Barat berupa makanan, selimut dan handuk.

“Iya intinya kami senang dan gembira karena sudah mulai ada perhatian dari Pemerintah, mereka mengucapkan terima kasih kepada kang Taufik dan rekan-rekan Pepeling serta Karang Taruna yanng begitu perduli terhadap korban. Mudah-mudahan semua yang sudah diberikan akan dibalas Allah SWT dengan pahala berlipat ganda.” pungkasnya melalui pesan Whatsapp-nya pada Senin (9/12).

Reporter : Taufik Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.