20230620124222.jpg
Read Time:1 Minute, 45 Second

CIAWI, PENAPUBLIK.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor sudah menuntaskan menyelenggaraan acara Pelayanan Serentak Sejuta Akseptor sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Keluarga Nasional yang ke-30 dan juga sebagai peringatan HUT IBI ke-72.

Pelayanan Keluarga Berencana (KB) berupa pemasangan KB implant dan IUD disediakan secara gratis bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan akses pelayanan KB yang mudah bagi masyarakat dan tentunya secara cuma-cuma alias tanpa biaya, dengan syarat hanya membawa fotokopi KTP/domisili.

Dipilihnya Desa Jambuluwuk menjadi suksesor program tersebut, setidaknya mampu menjangkau warga dari berbagai Desa, umumnya warga diwilayah Kecamatan Ciawi.

Dedi, Kepala Desa Jambuluwuk, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Bogor atas program pelayanan apsektor yang telah berhasil dijalankan.

“Intinya ucapan terimakasih saja saya selaku Kepala Desa Jambuluwuk kepada Ibu Kadis DP3AP2KB Kabupaten Bogor kerja sama dengan Ikatan bidan Indonesia yang di ketuai oleh Ibu Hj. Ade Karnita, S.St selaku orang tua saya,” tutur Dedi.

Dengan agenda 3 hari berturut-turut, terhitung sejak Kamis (15/07/2023) kegiatan berlangsung di lokasi-lokasi strategis seperti di bidan swasta mandiri dan di Rumah Sakit Daerah maupun swasta.

Di Desa Jambuluwuk sendiri, pelaksanaan kegiatan berlangsung dikediaman salah satu Bidan, yakni Bidan Hj. Ade Karnita, S.St yang beralamat di Jalan Veteran III, Kampung Cukanggaleuh 1, Desa Jambuluwuk yang mana Ia juga berperan sebagai panitia acara.

Sementara itu Dra. Nurhayati, M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan KB, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan mengutarakan apresiasinya pada para pihak yang telah berkontribusi.

“Untuk Desa Jambuluwuk, terutama untuk wilayah Kecamatan Ciawi pertama saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor mengucapkan terimakasih atas bantuan dan kerjasamanya karna tanpa bantuan Pemerintah Kecamatan dan Desa, Tokoh masyarakat serta warga, Program-program yang baik ini tidak akan berhasil,” ucapnya.

Siti Nuramiyat salah seorang warga Desa Pandansari RT 01 RW 05, mengaku sengaja datang jauh-jauh untuk mengikuti program KB IUD.

“Pertama kalinya saya mengikuti untuk kegiatan program KB dan saya saya akan mengikuti KB IUD.” tandasnya.

Dengan Pelayanan Serentak Sejuta Akseptor di Kabupaten Bogor ini, banyak masyarakat yang mendapat mengakses pelayanan KB dengan mudah. (One/Fik).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *