PenaPublik_20221013203119.jpg
Read Time:2 Minute, 4 Second

CISARUA, PENAPUBLIK.COM – Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) adalah organisasi atau perkumpulan anggota BPD seluruh Indonesia yang telah memiliki SKT dari Kementerian Dalam Negeri yang kepengurusannya telah terbentuk sejak 2019 lalu baik di Pusat, Provinsi, Kabupaten, hingga tingkat Kecamatan dan Desa.

Paguyuban BPD se-Kecamatan Cisarua menggelar Bimtek peningkatan kapasitas Badan Permusyawaratan Desa dengan tema “Melalui peningkatan kapasitas Badan Permusyawaratan Desa kita tingkatkan Peran dan Fungsi BPD dalam Pembangunan Desa”, Bertempat di Aula Inkoppabri, Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Pada Kamis (13/10/2022)

Menurut Badrudin, Staf Pemerintahan Kecamatan Cisarua mewakili Camat dan Kasipem dalam sambutannya mengatakan sekaligus berharap seluruh anggota dan pengurus BPD mampu meningkatkan peran serta fundamental dalam pembangunan di Desa untuk kepentingan masyarakat.

Ketua PABPDSI Kabupaten Bogor dan Subkor DPMD Saat Hadiri Bimtek BPD se-Kecamatan Cisarua pada Kamis (13/10/2022).

Selain itu kata dia, BPD harus sejalan beriringan dan bersinergi dengan Kepala Desa.

“Kalau kita mau membuka RKPD ya transparan aja karena itu untuk kepentingan rakyat. Saya berharap BPD sebagai pilar demokrasi di Desa harus berperan aktif sebagai kontroling dan pengawasan serta pengawalan dalam setiap pembangunan Desa serta bisa bersinergi dengan Kepala Desa. Dan saya tekankan juga kegiatan seperti ini sifatnya jangan hanya seremonial saja,” tegasnya didepan forum.

Ditempat yang sama, Ma’mun Nugraha, Ketua Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Bogor bahwa hubungan dengan Kepala Desa itu harus lebih harmonis dan sinergis.

BPD kata Ma’mun, mempunyai peran sangat besar di Desa terkait pembangunan yang ada di Desa baik dari awal perencanaan maupun setelah evaluasi.

“BPD harus mampu mengakomodir setiap aspirasi dan kepentingan warga masyarakat agar pembangunan terealisasi dengan sebaik-baiknya.
Dengan wawasan dan kemampuan yang dimiliki anggota BPD bisa membawa marwah itu sendiri. Bimtek ini bisa jadi acuan kiprah dari BPD, maju tidaknya Desa tergantung hubungan antara lembaga itu dengan Pemerintah Desa,” tuturnya.

Hal senada menurut Akhmad Munawar, Subkor mewakili Kepala Dinas PMD Kabupaten Bogor, berharap semua anggota yang tergabung dalam lembaga BPD itu harus paham dengan tupoksi dan segala aturan yang ada agar apa yang menjadi rencana serta realisasinya dapat terwujud dengan baik.

“Adanya sinkronisasi dan sinergitas antara lembaga BPD dengan Pemerintah Desa dalam hal ini Kepala Desa itu dapat terjalin dengan baik.” pungkasnya.

Dilokasi kegiatan, Para peserta Bimtek diantaranya Ketua beserta anggota BPD se-Kecamatan Cisarua turut mendo’akan atas musibah yang menimpa 4 orang siswa-siswi SMP-IT Al-Hikmah Kota Depok saat menggelar LDK di Curug Kembar perbatasan Desa Megamendung dengan Desa Batulayang pada Rabu sore (12/10/2022).

Reporter : Taufik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *