Pemdes-Kopo-Salurkan-BLT-DD-Mak-Oom-75-Tahun-Sumringah-Hari-Lahirnya-Tepat-17-Agustus-1.jpg
Read Time:1 Minute, 55 Second

Cisarua, PenaPublik.com – Sebagai Dasar Hukum dan acuan, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sesuai dengan peraturan Menteri Desa PDTT nomor 06 tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Desa PDTT nomor 11 tahun 2019 tentang prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020. Adapun waktu dan besarnya BLT Dana Desa diseluruh Desa itu berkisar Rp 600 ribu perbulan perkeluarga selama 3 bulan sejak April 2020.

Menurut Wiwin Wildan, Kepala Desa Kopo, Kecamatan Cisarua saat ditemui disela-sela kegiatan pihaknya mengaku bahwa penyaluran Bantuan Langsung Tunai – Dana Desa (BLT- DD) tahun 2020 tahap ketiga ini dalam upaya membantu penanganan terdampak pandemi Covid-19 bagi warga masyarakat Desa Kopo yang memang sudah terdata.

“Iya pembagian BLT Dana Desa tahun 2020 tahap ketiga ini untuk warga yang sudah terdata dan hal lain di Bulan berikutnya jumlahnya berkurang yakni 300 ribu rupiah tidak seperti tiga bulan terakhir yaitu 600 ribu rupiah. Mudah-mudahan bermanfaat bagi warga dan masyarakat pun diminta untuk memahami karena bulan depan BLT itu hanya 300 ribu,” jelasnya pada Kamis (13/08).

Mak Oom (Kerudung Ungu) Saat Akan Menerima BLT Dana Desa Dari Pemdes Kopo

Sementara itu Dudi Abdi Negara, Pendamping Lokal Desa (PLD) Kopo, Kecamatan Cisarua, Saat dimintai tanggapannya terkait BLT Dana Desa Ia mengatakan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa tahun 2020 adalah jaring pengaman sosial bagi masyarakat terdampak epidemi Covid-19. Seiring mulai normalnya aktivitas masyarakat, Maka monitoring dan evaluasi atas Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT-DD tahap 1,2 dan 3 harus dilakukan.

“Jika terdapat KPM yang ternyata sudah pulih secara ekonomi, Maka segera dicarikan calon penggantinya. Melalui proses Musdesus perubahan calon penerima manfaat BLT DD. Pendamping Desa secara berjenjang fokus turut aktif partisipatif dalam hal ini,” ucapnya.

Homsah atau biasa disapa Mak Oom (75 tahun) salah seorang warga Kampung Cijulang RT 5 RW 05, Desa Kopo mengaku senang dan merasa terbantu mendapat bantuan BLT tersebut. Bahkan nenek dari 6 orang anak dan memiliki 16 cucu itupun merasa bahagia masih diberikan umur panjang.

“Alhamdulillah, Terima kasih saya ucapkan kepada Pemerintah dengan bantuan ini untuk kebutuhan hidup sehari-hari dirumah. Dapat 600 ribu tanpa potongan dan suka emak gunakan juga untuk bantu konsumsi di masjid kalo ada marhabaan malam jum’at, Agar manfaat dan berkah.” tutur Mak Oom yang lahir tepat pada 17 Agustus 1945 silam itu. (Taufik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *