Melirik-Kehangatan-Dikampung-Cibedug-Berkah-Lebih-Dihari-Jumat-1.jpg
Read Time:1 Minute, 39 Second

Ciawi, PenaPublik.com – Jika hendak melihat kehangatan hidup bermasyarakat cukup berkunjung ke Kampung Cibedug, Desa Cibedug, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, karena disana selalu dapat ditemukan indahnya nuansa kebersamaan terutama setiap usai pelaksanaan sholat Jum’at di Masjid Nurul Hidayah, seperti terjadi kemarin (14/08/2020) dan pada pekan-pekan sebelumnya.

Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Hidayah mengsiasati kebersamaan melalui makan bersama setiap usai pelaksanaan sholat jum’at dilakukan, Jamaah masjid ini tidak langsung pulang melainkan mengisi ruang di pelataran Masjid yang telah dipersiapkan untuk menyantap hidangan nasi kebuli.

Beralaskan karpet, Para warga duduk bersama mengitari wadah nampan cukup untuk 3 hingga 5 orang, dengan kehangatan tersebut warga Kampung ini secara tidak langsung menceritakan bagaimana rasanya dapat menjaga silaturahmi ditengah hidup bermasyarakat.

Jum’at Berkah Di Masjid Jami Nurul Hidayah Cibedug

Pandemi masih terdengar sebagai sesuatu yang membayang-bayangi ketika kegiatan semacam ini dilakukan, Mengingat Indonesia belum jua keluar dari hal tersebut. Tapi ada alasan lain yang menguatkan bahwa melalui cara seperti ini pula sejatinya warga mendapat motivasi lebih untuk melewati masa pandemi dengan kebiasaan saling membantu satu dengan yang lainnya.

Menurut Dedes, Salah sprang pengurus DKM Masjid Nurul Hidayah yang juga menjabat Ketua RW 02 mengaku bahwa kegiatan tersebut hasil dukungan dari berbagai donatur yang bahkan sudah mengantri.

“Jadi setiap jum’at itu kita sediakan makanan, setiap jum’at makanannya diusahakan berbeda. Jum’at kemarin bakso, sekarang nasi kebuli minggu besok belum tau apa nih, yang pasti untuk 2 jum’at kedepan kita sudah tercover,” tuturnya pada PenaPublik.

Hal senada dikatakan Agus, Bendahara DKM yang juga Ketua RT 01 RW 02, Desa Cibedug, Ia menambahkan bahwa agenda rutin di Masjid Nurul Hidayah itu sempat tertunda sebelum memasuki bulan Ramadhan yang lalu akibat kondisi terjangan masa awal Pandemi Covid-19, Namun seiring berjalannya waktu akhirnya kegiatan tersebut baru dimulai lagi paska hari Raya Iedul Fitri.

“Kalo ini belum lama, sebetulnya rencana untuk ini udah dari sebelum bulan Puasa, cuman karena ada corona akhirnya ditunda, waktu itu setelah ledul Fitri baru mulai kembali.” tandasnya.

reporter : Adeas

Editor : Taufik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.