Pemdes-Pandansari-Dampingi-Relawan-Bogor-Selatan-Salurkan-Donasi-Kemanusiaan.jpg
Read Time:2 Minute, 21 Second

CIAWI, PENAPUBLIK.COM – Pemberitaan terkait dua orang kakak beradik warga Kampung Gadog, RT 4 RW 01, Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi yakni Dwi Cahyo Bagus Prakoso (25 tahun) dan M. Hafid Friansyah Saputra (17 tahun) menjadi pembahasan hangat dan pusat perhatian berbagai kalangan termasuk para relawan dan aktivis yang tergabung dalam PMBS, Bahkan diantaranya melakukan inisiatif berupa penggalangan dana dalam upaya membantu kedua warga Desa Pandansari tersebut.

Pantauan PenaPublik, Beberapa orang yang tergabung dalam PMBS mendatangi Kantor Desa Pandansari untuk mengkonfirmasi perihal kedua warga yang secara data di Kartu Keluarga tercatat sudah tidak memiliki orangtua, Ibunya diketahui sudah meninggal dunia 4 tahun lalu, Sementara Bapaknya dikabarkan menikah lagi dan tinggal di Karawang, Jawa Barat.

Para relawan dan aktivis tersebut berkunjung serta bersilaturahmi melakukan pertemuan dengan Pemerintah Desa Pandansari sesuai dengan apa yang didapat informasi dari Whatsapp Grup DOB Bogor Selatan. Pertemuan dihadiri Sekretaris Desa didampingi Kasi Ekbang dan Ketua RW 01 Pandansari pada Selasa siang (23/11/2021).

Dua Kakak Beradik Warga Pandansari Ciawi Yang Mengalami Musibah Atap Rumahnya Ambruk Pada 1 November 2021.

“Kehadiran kami kesini selain silaturahmi dengan Pemdes juga ingin menyampaikan informasi terkait permasalahan yang terjadi kepada warga Pandansari yang katanya tertimpa musibah beberapa waktu lalu tepatnya awal November 2021 namun sampai saat ini belum ada kejelasan dari pihak terkait,” ujar Edo, Mewakili rekan-rekan dari relawan dan aktivis PMBS.

Selain itu kata Edo, Ia bersama rekan-rekannya berinisiatif melakukan misi kemanusiaan berupa penggalangan dana untuk meringankan beban kedua warga Desa Pandansari yang terdampak bencana.

“Terima kasih kepada Pak Sekdes dan jajarannya yang sudah menerima dengan hangat kehadiran kita disini, adapun niat kita semata-mata untuk kemanusiaan dan bukti kepedulian kita saja. Untuk itu mari kita bareng-bareng ikut membantu warga yang kemarin atap rumahnya ambruk,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Ujang Khotib. S.IP, Sekdes Pandansari mengucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan aktivis dan relawan Bogor Selatan yang punya niat membantu warga-nya yang terdampak bencana.

Meski demikian kata Ujang, Pihak Pemerintah Desa setelah kejadian tersebut itu langsung melakukan tindakan dan upaya membantu evakuasi warga-nya. Selain itu melaporkan ke Dinas terkait agar ditindak lanjuti sesuai dengan kebutuhan dilokasi kejadian.

“Terima kasih kepada para relawan dan aktivis Bogor Selatan atas kedatangannya di Desa Pandansari dan memberikan perhatian serta peduli kepada masyarakat kami. Tentu ini menjadi satu motivasi sekaligus tambahan tenaga juga buat kami dalam membantu warga. Saat itu juga kami follow-up pihak Kecamatan, Pol PP, Damkar dan juga BPBD serta instansi lainnya sekaligus menunggu tindakan pelaporan dari kami.” pungkasnya.

Seusai pertemuan di Kantor Desa Pandansari, Para aktivis dan relawan Bogor Selatan didampingi Sekdes serta jajarannya langsung menuju TKP untuk memberikan donasi secara simbolis kepada kedua kakak beradik warga RT 4 RW 1 yang terdampak bencana atap rumahnya ambruk pada 1 November lalu bahkan diketahui menempati Pos Kamling untuk sementara waktu. (FIK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *