BPBD-Gembleng-Puluhan-TRC-Secara-Indoor-dan-Outdoor.jpg
Read Time:1 Minute, 34 Second

CISARUA, PENAPUBLIK.COM – Bertempat diruang Aula Hotel Pesona Anggraeni, Jalan Raya Puncak, Kampung Balekambang RT 1 RW 01, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Puluhan orang yang tergabung dalam Team Reaksi Cepat (TRC) menggelar kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melalui bidang pencegahan dan kesiapsiagaan. Kegiatan berlangsung dari tanggal 22 hingga 24 November 2021.

Menurut Adi, Salah seorang panitia mengatakan bahwa kegiatan pelatihan tersebut digelar selama 3 hari mulai tanggal 22 hingga 24 November dan diikuti oleh 40 orang dari Team Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan.

“Iya pelatihan peningkatan kapasitas TRC diikuti sebanyak 40 orang selama 3 hari melalui bidang pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD. Selain indoor juga dilakukan secara outdoor masih disekitar area hotel dilaksanakan 3 gelombang atau 3 angkatan bagi TRC tersebut,” terangnya kepada PenaPublik.

Ditempat yang sama dikatakan Agus Suyatna S. Sos, M.M, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bogor, Menjelaskan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas TRC yang rencananya 3 angkatan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam kebencanaan di Kabupaten Bogor khususnya.

“Bimtek ini sejatinya sebagai bentuk kesiapsiagaan, Para TRC ini secara teknis punya kemampuan akan tetapi kemampuan itu harus diasah agar lebih mumpuni ketika menghadapi kebencanaan diwilayah manapun,” ucapnya.

Agus menambahkan, Para peserta yang dilibatkan dalam kegiatan pelatihan tersebut ada yang berasal dari TRC juga dari perwakilan Satuan Polisi Pamong Praja.

Adapun untuk narasumber atau pemberi materi yang mengisi kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas masih kata Agus, Berasal dari Basarnas, BNPB pusat dan BPBD Provinsi yang memang domain-nya.

“Mereka para peserta dibekali wawasan, pengetahuan, kemampuan dan pendidikan karakter oleh para nasumber yang kompeten didalamnya seperti materi vertical rescue dan water rescue dilakukan secara indoor maupun outdoor. Kita berharap mereka jadi garda terdepan dalam kebencanaan dan diketahui mereka juga standby selama 24 jam di kantor. Intinya outcome dari pelatihan ini mereka punya kemampuan dan skill bagaimana tekhnik penyelamatan dilapangan.” pungkasnya. (TAUFIK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.