Dicaringin...BPBD-Latih-Relawan-Bencana-Vertical-dan-Water-Rescue-Banyak-Diminati-1.jpg
Read Time:1 Minute, 44 Second

CARINGIN, PENAPUBLIK.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melalui bidang penanggulangan dan pencegahan bencana kembali menggelar kegiatan pelatihan manajemen tanggap darurat bencana, vertical rescue dan juga water rescue.

Gelombang pertama digelar selama 3 hari sejak Senin hingga Rabu (29 – 31 Maret 2021), Bertempat di Hotel Grand Pesona, Desa Lemahduhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Dede Armansyah S.T, Kabid Penanggulangan dan Pencegahan BPBD Kabupaten Bogor saat membuka dan meresmikan kegiatan
pelatihan menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bapak-bapak, Ibu-ibu dan pemuda-pemudi calon relawan tangguh bencana.

Ia menambahkan, Selain peserta laki-laki dalam pelatihan tersebut juga banyak melibatkan Ibu-ibu atau wanita seperti kader PKK dan sejenisnya. Salah satu peran penting kehadiran kaum perempuan dimana pasca bencana dan pada saat di tempat pengungsian disadari atau tidak mengalami dampak trauma.

“Nah, Disitu seorang ibu atau perempuan bisa menjadi petugas pertama bahkan garda terdepan yang memberikan trauma healing seperti bencana banjir bandang Gunung Mas yang belum lama ini terjadi, Secara data saat itu korbannya kebanyakan dari kaum perempuan dan anak-anak yang secara psikis itu terdampak,” terangnya.

Masih kata Dede, Dari beberapa pengalaman bencana ke bencana yang telah berlalu, Baik pihak BPBD maupun TNI-Polri acapkali tidak mampu menghandle atau menangani bencana yang terjadi dalam waktu hampir bersamaan diberbagai tempat. Oleh karena itu pihaknya sangat membutuhkan kehadiran atau tenaga dari para relawan kebencanaan yang bisa ikut terlibat langsung sesuai dengan keahliannya masing-masing.

“Iya dalam pelatihan itu kami berikan berbagai materi baik indoor maupun outdoor seperti water rescue, vertical rescue, pertolongan pertama dan evakuasi, manajemen posko serta materi keluarga tangguh bencana. Kegiatan melibatkan puluhan bahkan ratusan orang calon relawan kebencanaan yang dibagi dalam beberapa gelombang,” jelasnya.

Hal senada dikatakan Adi, Salah seorang panitia, Pihaknya mengaku bahwa yang ikut terlibat dalam kegiatan pelatihan tersebut terdiri dari beberapa unsur seperti relawan Destana, Komunitas relawan kebencanaan, Forum PRB, Karang Taruna, Kampung Ramah Lingkungan, PGRI, PMI, Sibat dan unsur lainnya dari penggiat sosial serta aktivis lingkungan.

“Didalamnya ada materi-materi terkait mitigasi bencana, Vertical rescue, Water rescue, Manajemen Posko dan simulasi penanggulangan bencana dilakukan secara indoor juga outdoor.” pungkasnya. (TAUFIK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.