Penapublik 20221121211025.jpg
Read Time:1 Minute, 17 Second

CISARUA, PENAPUBLIK.COM – Terkait dampak bencana alam gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bogor yang terjadi pada Senin siang sekitar pukul 14.00 WIB membuat sejumlah titik wilayah porak poranda dan kerusakan baik sedang maupun berat.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Cisarua Saeful Rizal mewakili rekan-rekan lainnya mengatakan pasca kejadian yang menimpa rumah warga Kampung Baru Tegal RT 1 RW 08, Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua saat ini tengah berupaya melakukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk dengan Pemerintah Desa, Muspika Cisarua, BPBD, Tagana dan stakeholder juga para relawan sosial lainnya.

Saeful Rizal Ketua Karang Taruna Kecamatan Cisarua Saat Diwawancara.

“Iya setelah mitigasi dan cek langsung kelokasi bencana, Alhamdulillah bersama dengan unsur terkait melakukan penanganan awal termasuk assesment bagi yang terkena dampak. Laporan hampir sama dengan pendataan yang dilakukan team BPBD juga Tagana,” tuturnya dilokasi bencana pada Senin malam (21/11).

Lanjutnya Ia mengatakan secara data yang berhasil dihimpun sementara ini terdapat 5 Kepala Keluarga (KK) termasuk yang ada di Pondok Pesantren Puteri Al-Mujabin.

“Besok pagi insyaAllah sesuai rencana bersama Muspika Cisarua, Pemdes, Warga sekitar dan relawan Karang Taruna akan melakukan bersih-bersih puing rumah yang ambruk. Inisiatif juga akan dilakukan dari rekan-rekan komunitas dan penggiat sosial untuk menggalang donasi bagi warga yang terdampak. Ya minimal membantu meringankan beban gitu-lah,” ucapnya.

Sementara itu BMKG wilayah menyampaikan informasi Gempa susulan dari gempa utama Mag:5,6 Cianjur Jawa Barat hingga pukul 20 : 30 WIB tercatat 76 event gempa bumi susulan dengan Magnitudo terbesar M 4.2 dan Magnitudo terkecil 1.5.

Laporan : Fik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 − 2 =