Berita_20190327070426_PenaPublik.jpg
Read Time:1 Minute, 50 Second

Bogor, PenaPublik.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang saat ini sudah berusia 69 tahun. Satpol PP menggelar upacara di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Selasa (26/3).

Di moment bahagia itu pun, Satpol PP mengakui masih banyak yang harus di evaluasi.

Menurut Herry Karnadi, Kepala Satpol PP menuturkan bahwa Satpol PP selama ini sudah melakukan kinerja sesuai dengan tupoksinya.

“Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL), penertiban bangunan tidak berizin dan membantu penertiban anak jalanan (anjal) yang mengganggu ketertiban umum itu capaian kinerja kami sejauh ini,” terangnya.

Selain itu kata Herry, para anggotanya juga ditugaskan untuk penjagaan di Balaikota Bogor, Rumah Dinas dan juga DPRD Kota Bogor. Namun, di sisi lain di internal Satpol PP juga masih banyak yang harus di evaluasi.

“Banyak yang harus kita evaluasi, misalnya di internal kita, Anggota Satpol PP harus di bakar terus semangatnya, kemudian pemahaman tugas dan juga pehamanan tentang Perda yang harus di jaga, dan terakhir soal keterampilannya, itu perlu dipertahankan,” tutur Herry seusai upacara HUT Satpol PP dan HUT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satlinmas di Lapangan Sempur.Oleh karena itu kata Herry, untuk tugas anggotanya juga pihaknya rutin melakukan rotasi dalam tiga bulan sekali. Hanya, saja karena sebentar lagi akan menghadapi Pemilu serentak, maka pertukaran tugas anggotanya akan dilakukan setelah Pemilu.

“Iya, kalau rolling (pertukaran tugas) selalu kita lakukan. Tujuannya, untuk penyegaran anggota, misalnya yang tadinya bertugas di Balaikota kemudian dipindahkan ke Rumah Dinas dan juga sebaliknya, begitu pun yang tugas di DPRD Kota Bogor,” tambahnya.

Bukan itu saja, lanjut Herry, jika anggotanya kurang bagus dalam melaksankan tugasnya di lapangan, maka akan ditarik ke Mako Satpol PP. Tetapi, kalau kerjanya bagus maka kembali lagi ke lapangan.

“Nanti kita tentukan titik-titiknya,” tandasnya.

Bima Arya, Walikota Bogor

Sementara itu Bima Arya, Wali Kota Bogor, menyebutkan bahwa Satpol PP di Kota Bogor ini ada dua tantangan yang harus dijalankan, pertama tantangan dalam memberikan edukasi dan kedua tantangan untuk penegakan Perda.

“Intinya jangan monoton, Satpol PP pendekatannya harus banyak kreasi dan Saya minta harus rutin beroperasi ke setiap lokasi. Jangan hanya tugasnya di situ-situ aja, jadi harus di putar tugasnya.” pungkasnya singkat.

Reporter : Taufik Hidayat

Editor : Taufik Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.