20230809194616.jpg
Read Time:1 Minute, 42 Second

CIAWI, PENAPUBLIK COM – Aparat gabungan Polri dan TNI bersama Pol PP berjaga-jaga disekitar Jalan Veteran III Tapos Cibedug tepatnya  diarea wisata Chevilly Resort dimana sekumpulan warga akan melakukan aksi unjuk rasa sesuai informasi yang beredar diberbagai medsos sejak Selasa siang (8/8/2023).

Pantauan dilapangan, Satuan Polisi Pamong Praja dan satuan TNI sudah standby berjaga dilokasi  pada Rabu siang sejak pukul 13.00 WIB (09/08/2023).

Diketahui, Rencana demonstrasi warga dipicu akibat keresahan warga sekitar yang merasa terganggu atas apa yang disebabkan oleh beroperasinya Chevilly Resort, setidaknya sesuai informasi yang diterima warga hendak melakukan aksi untuk menuntut ditutupnya Chevilly Resort secara keseluruhan.

Perwakilan Warga Saat Memasuki Pelataran Chevilly Resort Dikawal Aparat Polri dan TNI.

Mulai dari isu penyebab kemacetan, kegiatan yang mengganggu hingga malam hari dengan kebisingan yang dialami warga sekitar dan dugaan pencemaran lingkungan serta tersedianya minuman beralkohol.

Meski begitu nampak tidak terlalu terlihat berpengaruh terhadap operasional destinasi wisata yang berlokasi di Desa Banjarsari Kecamatan Ciawi itu, bahkan kegiatan kontruksi yang dilakukan Chevilly masih berlangsung seperti biasanya, bahkan Bus-bus pengunjung masih berdatangan.

Beberapa tuntutan warga terhadap Chevilly Resort diantaranya menuntut aparat terkait agar bertindak tegas atas keluar masuknya Bus besar dijalan yang bukan Jalan Provinsi.

Pada spanduk lainnya, Warga mempertanyakan ada atau tidaknya amdal lalin yang dimiliki Chevilly Resort dan Cafe dikarenakan kesemrawutan lalu lintas sehingga berdampak kemacetan ke warga sekitar.

Desta, Korlap aksi dalam orasinya menyampaikan aspirasi mewakili warga masyarakat.

“Alhamdulillah kawan-kawan dari pihak manajemen Chevilly mau menampung aspirasi dari kita nanti dilanjut dengan audiensi dengan pihak Chevilly,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Iptu Agus Syafei, Panit Bimas Polsek Ciawi pihaknya berupaya menjembatani apa yang menjadi keluhan warga masyarakat untuk melakukan audiensi dengan pihak Chevilly Resort.

“Silahkan perwakilan hanya beberapa orang warga saja dan korlap aksi, Adapun dari sopir angkot hanya 1 orang saja dan nanti akan kami sampaikan. Kami berharap semuanya bisa menjaga kondusifitas.” tandasnya.

Aksi unjuk rasa warga, terpantau kondusif dan damai. Beberapa perwakilan warga melakukan negoisasi dengan pihak Chevilly Resort didampingi pihak Polri dan TNI, Pol PP serta Camat Ciawi. (Fik/Ads)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × three =