Dikota-Bogor-EST-Salurkan-Bantuan-Alsintan-dan-Hewan-Ternak-1.jpg
Read Time:1 Minute, 38 Second

BOGOR – Usai Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar menyalurkan bantuan berupa alsintan, bibit sayuran dan benih ikan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor beberapa waktu lalu, kini bantuan tersebut kembali datang dari Anggota DPR RI Komisi 4 dari Fraksi Gerindra, Endang Setyawati Thohari (EST).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Endang Setyawati Thohari kepada Kepala DKPP Kota Bogor Anas Rasmana dan puluhan kelompok tani (Poktan) dihadapan Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati di halaman Kantor DKPP Kota Bogor, Jalan Raya Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis (15/10/2020).

Usai menyerahkan bantuan, Endang beserta rombongan menyempatkan diri berkeliling dan melihat produk hasil binaan DKPP. Selain itu, Ia juga menyapa warga yang tergabung dalam kelompok tani.

EST Saat Memberikan Sambutan

Endang mengatakan, bahwa apa yang diberikan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dan juga DPR RI dalam memperkuat ketahanan pangan di Indonesia, khususnya yang ada di Kota Bogor.

Menurut Endang, meski wilayah perkotaan tetapi Kota Bogor dinilai memiliki potensi dan tentunya potensi tersebut harus didukung serta dikembangkan agar nantinya ketahanan pangan di Kota Bogor semakin kuat.

“Nah Bogor walaupun Kota, tapi tetap potensi lokalnya ada dan itu harus dikembangkan, diberdayakan, dan tentunya dengan pola yang sudah disesuaikan dengan kedinamisan yang ada, yaitu pertanian urban atau pertanian Kota,” kata Endang kepada wartawan.

Endang mengaku, Selama dirinya menjadi wakil rakyat secara terus menerus melakukan upaya-upaya dalam membentuk sebuah gerakan pertanian dan terbukti dengan hasil kerja kerasnya Ia sudah menciptakan 14 Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kota Bogor.

“Jadi kita coba mewadahi mereka dan alhamdulillah dengan bantuan yang kita berikan ini para kelompok tani merasa terbantu dan senang,” ujarnya.

Ia berharap, bantuan yang diberikannya itu dapat dimanfaatkan dengan baik oleh KWT-KWT yang ada di Kota Bogor. Sehingga kedepan tidak ada lagi stunting (gizi buruk) karena masyarakatnya sudah bisa menyiapkan makanan yang bergizi dan berkualitas.

“Diharapkan ibu-ibu KWT sebagai manajer rumah tangga bisa mendesaign makanan-makanan sehat bagi keluarga dan anak-anaknya.” pungkasnya.

Reporter : Heri

Editor : Taufik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.