Berita_20181007155729_PenaPublik.jpg
Read Time:1 Minute, 40 Second

Bandung, PenaPublik.com -Bertempat di Aula Tour Travel Haji dan Umroh Noor Abika, Ruko Graha Panyileukan Asri 18 – 19 Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu malam 6 Oktober 2018 puluhan orang pegiat dan pejuang pergerakan pemekaran hadir dalam musyawarah serta rapat koordinasi yang diikuti oleh beberapa perwakilan Forum Koordinasi Daerah Percepatan Pemekaran Daerah Otonomi Baru (Forkoda PP-DOB) meliputi Kota Lembang, Kota Bandung Timur, Kota Cikampek, Bekasi Utara, Bogor Selatan, Jampang, Garut Selatan, Garut Utara, Kota Cipanas dan Cianjur Kidul.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut diantaranya Sekjen Forkoda H. Haerul Tamam sebagai MC, Prof Gunawan Undang, Ketua Umum Forkoda Jabar, Bayu Risnandar, Wakil Sekjen Forkonas sekaligus Penggagas, KH Kholil Aksan Umarzen selaku Pembina Forkoda Jabar dan Pimpinan PT Tour Travel Haji dan Umroh Noor Abika Bandung.

Mekera Berfoto Bersama Usai Acara
Pertemuan yang kedua kalinya ini membawa misi baik dari setiap individu maupun forum mempunyai satu keinginan dan kebulatan tekad yakni pemekaran Daerah Otonomi Baru.

“Saya tekankan bahwa kita bukan hanya kelompok tetapi kita menjadi saudara bahkan keluarga karena punya tujuan dan cita cita yang sama yaitu pemekaran Daerah Otonomi Baru dan silaturahmi ini bagian dari apa yang kita harapkan,” terang Gunawan Undang, di Amini seluruh peserta.

Masih kata Profesor Gunawan, Ia menambahkan sesuai dengan janji sewaktu kampanye Gubernur Jawa Barat terpilih Ridwan Kamil yang akan mendukung percepatan pemekaran Daerah Otonomi Baru menjadi motivasi dan semangat seluruh rekan-rekan yang tergabung dalam Forkonas maupun Forkoda.

“Insha Allah, mudah-mudahan Pak Ridwan Kamil tidak lupa dengan janji sewaktu kampanye nya yang akan mendukung percepatan pemekaran DOB. Saya lihat rekan-rekan seperjuangan pun sudah siap lahir bathin,” ungkapnya penuh harap.

Hal senada dikatakan Bayu Risnandar, Wasekjen Forkonas sekaligus Penggagas menegaskan juga terkait tahun politik menjelang Pilpres dan Pileg 2019, siapapun Presidennya wajib mendukung percepatan pemekaran.

“Karena menjelang 2019 ini tahun politik, siapapun nantinya yang menjadi Presiden harus dan wajib mendukung Percepatan Pemekaran Daerah Otonomi Baru, terlebih lagi sebagaimana salah satunya yang dikampanyekan oleh Gubernur Jawa Barat terpilih Ridwan Kamil.” pungkasnya.
Reporter : Taufik Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *