Berita_20190325104131_PenaPublik.jpg
Read Time:1 Minute, 52 Second

Megamendung, PenaPublik.com – Sekumpulan orang yang tergabung dalam Komunitas Milenial Puncak (Komika) menggelar pertemuan kopi darat berbalut silaturahmi membahas isyu-isyu yang berkembang dan berkaitan di sekitaran Jalur wisata Puncak, bertempat di Kopilao, Cipayung, Kecamatan Megamendung, beberapa waktu lalu.

Hadir pada pertemuan tersebut Ketua Harian dan Sekjen serta beberapa jajaran pengurus Komika.

Komika adalah sebuah komunitas milenial puncak, dimana komunitas ini dibentuk dan diisi oleh generasi-generasi muda Puncak yang melek pada perangkat teknologi namun memiliki kepedulian terhadap isyu-isyu yang berkaitan dengan wilayah Puncak dan sekitarnya.

Toni Herawan, selaku Ketua harian pada pertemuan tersebut mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang hadir. Dirinya berharap adanya progres berkelanjutan yang positif untuk mengukuhkan Komika menjadi bagian elemen atau mitra dari generasi muda yang turut berperan andil berkontribusi mengisi dan mengamati isyu demi isyu tentang permalasahan di wilayah Puncak dalam perspektif anak muda dan kedepannya menjadi bagian social of control.

“Syukur alhamdulillah pada saat ini kita semua bisa hadir, Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Komika. Sebagai warga Puncak semoga kita bisa berkontribusi ikut serta peduli mengangkat isyu-isyu yang berkembang di jalur Puncak dan sekitarnya dalam perspektif kita sebagai generasi muda, tidak itu saja isyu yang kita angkat harus dengan narasi-narasi berbeda dan anti mainstreem,” kata Toni.

Oleh karena itu masih kata Toni, Ia menambahkan bahwa pada dasarnya Komika dan berkesinambungan diharapkan nanti komunitas ini memiliki perwakilan disetiap Desa dengan keterlibatan aktif peran pemuda untuk berkontribusi menjadi pemuda yang kritis tetapi juga mampu memberikan solusi.

“Inshaa Allah kita semua sepakat dan berharap nantinya Komika memiliki Ketua ranting disetiap Desa, keterlibatan mereka itu nanti bersifat sukarela dan sepenuhnya adalah para pemuda sesuai visi misi bahwa komika dibentuk dari, oleh dan untuk pemuda serta bermanfaat bagi masyarakat khususnya wilayah Puncak,” tuturnya.

Hal senada dikatakan Indra Mandaling, Sekjen Komika di era kekinian ini yang mana Hoax seakan menjadi konsumsi sehari-sehari dengan perkembangan dan side effectnya tentu sangat memprihatinkan disitu pula lah pemuda hampir menjadi bagian yang berkontribusi membuat atau menyebar hoax.

“Untuk itu saya berharap sebagai pemuda di Puncak yang melek pada perangkat sosial media agar terhindar dan memahami konsekuensi hukum dari setiap postingan di share terlebih ini yang diangkat wilayah Puncak dan sekitarnya.” pungkas Indra penuh harap.

Reporter : Taufik Hidayat

Editor : Taufik Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *