Pengembangan-Kasus-Dugaan-Suap-Bupati-Bogor-Usai-Geledah-4-Lokasi-Begini-Kata-KPK.jpg
Read Time:1 Minute, 11 Second

BANDUNG, PENAPUBLIK.COM – Dalam kasus dugaan suap yang melibatkan Bupati Bogor, Ade munawaroh Yasin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah berhasil menggeledah di 4 (empat) titik lokasi diantaranya Pendopo atau Rumah Dinas Bupati, Kantor Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor dan rumah kediaman Bupati yang beralamat di Ciparigi, Bogor Utara.

Menurut Ali Fikri, Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Bidang Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan bahwa pihaknya menemukan bukti elektronik disamping dokumen dan sejumlah uang.

Ali juga mengungkapkan bahwa KPK mengembangkan dari hasil penggeledahan terlebih dahulu dengan memeriksa saksi-saksi.

Bupati Bogor Non Aktif Ade Yasin (Berseragam Orange) Saat Digedung KPK Jakarta.

“Tentu dari sana-lah kemudian nanti kami akan terus mengembangkan termasuk hari ini kami akan melakukan pemeriksaan setelah itu pasti akan konfirmasi hasilnya,” terang Ali dikutip dari PMJ News pada Rabu (11/5/2022).

Sehari sebelumnya di Gedung Merah Putih Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tak menutup kemungkinan pihaknya akan memanggil Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor.

Hal tersebut dilakukan dalam upaya mengembangkan kasus yang menjerat Bupati Bogor non-aktif Ade Yasin.

“Saya kira siapapun kalau kemudian dari kontruksi perkara ini setelah kami kembangkan dari saksi-saksi kemudian penyidik membutuhkan keterangan dari pejabat, baik itu di Pemkab Bogor, ataupun pihak BPK Jawa Barat, pasti akan kami panggil sebagai saksi.” tandasnya pada Selasa (10/5). (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.