Raih-Medali-Emas-PON-XX-Papua-Eriska-Agustina-Perjuangan-Tidak-Ada-yang-Sia-Sia.jpg
Read Time:2 Minute, 20 Second

BOGOR, PENAPUBLIK.COM – Sekilas mengenal tentang Tarung Derajat yang merupakan seni bela diri khas suku Sunda berasal dari Indonesia yang diciptakan Achmad Dradjat. Ia mengembangkan teknik melalui pengalamannya bertarung di jalanan pada tahun 1960-an di Bandung dan dideklarasikan pada 18 Juli 1972 oleh Achmad Dradjat atau biasa disapa Aa Boxer yang bergelar Sang Guru Tarung Derajat.

Seiring berjalan waktu, Tarung Derajat secara resmi diakui sebagai olah raga Nasional dan digunakan sebagai latihan bela diri dasar oleh TNI Angkatan Darat dan Brigade Mobil Polri. Sejak 1990-an, Tarung Derajat telah disempurnakan untuk olahraga dan pada tahun 1997, Tarung Derajat resmi menjadi anggota KONI Pusat ke 53 dengan kepengurusan bernama PB. KODRAT.

Tarung Derajat memiliki tempat di Pekan Olah Raga Nasional
Keluarga Olahraga Tarung Derajat di tahun 2021 ini sudah berada di 22 Provinsi di Indonesia. Setelah diperkenalkan pada 2011 SEA Games di Palembang akan tetapi Tarung Derajat tidak diikutsertakan pada SEA Games 2013 di Myanmar.

Suasana Saat Penyambutan Dua Atlit Tarung Derajat Dihalaman Kantor Kecamatan Cisarua.

“Box!” adalah salam persaudaraan di antara anggota Tarung Derajat. Tarung Derajat menekankan pada agresivitas serangan dalam memukul dan menendang. Namun, tidak terbatas pada teknik itu saja, bantingan, kuncian, dan sapuan kaki juga termasuk dalam metode pelatihannya. Tarung Derajat dijuluki sebagai “Boxer”. Praktisi Tarung Derajat disebut “Petarung”.

“Bismillah, Alhamdulillah sudah sampai dengan selamat ke tanah kelahiran yakni Cisarua. Terima kasih banyak atas sambutan yang luar biasa ini dan semoga bisa bermanfaat serta memotivasi untuk warga yang lainnya bahwa perjuangan tidak ada yang sia-sia. Salam Box!!,” ungkap Eriska Agustina wanita kelahiran Desa Kopo, Kecamatan Cisarua yang mendapatkan medali emas pada PON XX Papua 2021 mewakili Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Eriska menambahkan, Butuh proses sekitar 2 tahun menuju PON XX Papua tersebut, Dirinya mengaku sebelumnya berlatih di Mess Jalak Harupat Bandung.

“Ikut bergabung di Tarung Derajat itu hampir 12 tahun, Saya berharap selanjutnya akan ada generasi penerus yang ikut mengharumkan nama baik Daerah kita khususnya Puncak,” tuturnya penuh harap.

Wiwin Wildan, Kepala Desa Kopo, Kecamatan Cisarua, Mengaku bangga sekaligus mengapresiasi capaian atlit yang mewakili Kabupaten Bogor, Jawa Barat khususnya Kecamatan Cisarua.

“Kami bangga kepada Teh Eriska atas capaiannya selama ini, dan kami bersyukur memiliki warga yang bisa memotivasi warga lainnya. Ini menjadi sebuah kunci keberhasilan untuk generasi selanjutnya tak lain didukung dengan do’a dan semangat kerja keras maka semuanya akan berhasil. Sekali lagi terima kasih dan selamat kepada Teh Eriska,” ujarnya menyemangati.

Ditempat berbeda, H. Sahrudin, Kepala Desa Citeko mengucapkan selamat atas keberhasilan dua atlit cabang olahraga Tarung Derajat pada PON XX Papua 2021 mewakili Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Kami beserta seluruh perangkat Desa Citeko mengucapkan selamat kepada para atlit yang sudah ikut mengharumkan dan menjadi kebanggaan warga masyarakat Cisarua khususnya. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi warga lainnya dalam bakat dan prestasi.” pungkasnya.

Reporter : Jims
Editor : Taufik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.