Berita_20191213154704_PenaPublik.jpg
Read Time:2 Minute, 2 Second

Megamendung, PenaPublik.com – Dalam upaya mensosialisasikan Kabupaten Bogor Merdeka Dari Sampah Plastik seperti tertuang dalam Peraturan Bupati Bogor nomor 13 tahun 2019 tentang Pengurangan Penggunaan Plastik dan Styrofoam. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar workshop selama 2 hari dari tanggal 10 hingga 11 Desember 2019, Program Antik atau Asri Tanpa Plastik, dengan tema Bersama mewujudkan Pengelolaan Sampah yang berkelanjutan. Kegiatan tersebut bertempat di Puri Avia Hotel dan Athalia Conference Resort, Jalan Raya Puncak, Desa Cipayung Datar, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Menurut Nurhayanti, Kasi Pengurangan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor saat ditemui disela-sela kegiatan mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan dengan pengelolaan sampah nantinya akan terbentuk Desa mandiri dalam pengelolaan sampah.

“Pesertanya 12 Kecamatan dan 12 Desa, Setiap Desa terdiri dari 12 orang dengan berbagai unsur seperti Aparatur Desa, BPD, PKK, Posyandu, LPM, Karang Taruna, Pengurus BUMDes dan perwakilan Kecamatan,” singkatnya.

Ike, Salah satu peserta yang berasal dari Posyandu Desa Pabuaran Mekar, Kecamatan Cibinong mengaku dirinya datang dan hadir bersama 12 orang rekannya diundang oleh panitia pelaksana dari DLH.

“Dalam kegiatan ini yang pasti kami mendapatkan teori ilmu dan wawasan serta materi-materi tentang pengurangan sampah dan daur ulang yang nantinya akan kami kembangkan di Desa masing-masing,” ujarnya sambil menunggu rekan-rekannya.

Hal senada dikatakan Ade Rusmana, Salah seorang warga Batulayang mengaku memang yang diundang dari masing-masing Desa itu sebanyak 12 orang dan dirinya datang sendirian ditunjuk untuk mewakili Kecamatan Cisarua.

“Saya mewakili Kecamatan Cisarua sementara Desa yang diundang khusus di kegiatan ini hanya Desa Cibeureum saja,” terangnya, Pada Rabu (11/12).

Sementara itu Solihin, Aktivis Pegiat Peduli Lingkungan (Pepeling) wilayah Puncak mengaku dirinya memang tidak mendapat undangan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Namun Ia sengaja datang inisiatif kelokasi kegiatan karena mendengar informasi bahwa acara tersebut diisi oleh para narasumber yang berkompeten.

Ia juga sekaligus ingin menyampaikan sesuatu dalam workshop tersebut terkait permasalahan sampah yang sudah krodit dan hingga kini belum bisa terselesaikan.

Solihin menilai workshop yang di gagas oleh DLH ini sangat bagus dalam upaya memberikan ilmu kepada masyarakat, baik dari Lembaga Desa, Karang Taruna dan beberapa elemen seperti BUMDes serta lembaga lainnya. Terlebih lagi kegiatan diisi materi-materi dari narsum yang berkompeten baik di sisi sosial maupun sisi ekonomi-nya.

“Namun menurut saya kegiatan seperti itu sama sekali belum dapat goal-nya, mungkin bagi akademisi hal ini bisa masuk, akan tetapi yang saya lihat meskipun jujur saya tidak diundang. Diantara peserta masih banyak yang tidak mengerti dan tidak fokus.” pungkasnya.

Reporter : Taufik Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *