Taman-Kota-dan-Masalah-Klasik-Sampah-dan-Area-Parkir-Jadi-PR-Camat-Ciawi.jpg
Read Time:1 Minute, 49 Second

Ciawi, PenaPublik.com – Adi Henryana, yang saat ini mengemban amanah sebagai Camat Ciawi mempunyai tugas yang cukup banyak dengan segala permasalahan yang ada dan harus dihadapi terutama diwilayah Kecamatan yang Ia pimpin.

“Pak Adi sebagai Camat yang baru menggantikan posisi Pak Haji Agus bisa lebih berkoordinasi apalagi beliau itu mantan Sekdis DPMD itu menjadi point penting karena tentunya paham tentang Desa, bagaimana cara tata kelola Pemerintahan Desa sebaik mungkin sehingga Desa yang ada di Kecamatan Ciawi menjadi lebih maju dan berkembang dengan bimbingan beliau,” tutur H. Nana Sumarna, Kepala Desa Ciawi saat ditemui beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Capaian yang belum terealisasi saat dijabat Camat sebelumnya yakni mengenai rencana adanya Taman Kota sebagai icon Kecamatan Ciawi belum terlaksana. Ditambah lagi ada PR yang besar adalah Terminal atau Subterminal.

Camat Dan Kepala Desa Ciawi

“Mudah-mudahan beliau bisa melanjutkan program dan harapan warga Kecamatan Ciawi yang dianggap besar prioritasnya adalah Taman Kota karena Kecamatan Ciawi akan maju sebagai gerbang Kota atau wisata antara jalur Puncak menuju Bandung atau jalur Sukabumi hingga Kota Bogor tentunya harus tertata dengan baik,” paparnya.

Ia mengaku saat ini Ciawi terlihat kumuh dengan segala permasalahan yang ada,”Sampah dimana-mana, Para PKL yang tidak tertib dan banjir diperempatan yang tidak terkendali,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Ujang Kamun, Warga Ciawi yang Aktiv di Formacip berpesan kepada Camat yang baru beberapa hari menjabat mengaku permasalahan berkaitan dengan drainase sepanjang jalur dari Bhuvana hingga Ciawi apabila musim hujan yang seringkali menjadi penyumbang banjir seperti di perempatan Ciawi, penyebabnya antara lain buruknya sistem drainase dan sampah yang bertumpuk sehingga menyumbat aliran air.

“Timbunan tanah disertai pasir dan sampah dialiran tersebut harus dikeruk kemudian ditata dengan baik,” pintanya.

Karena menurutnya terkait isyu lingkungan seperti permasalahan sampah harus dicarikan solusi jitu mulai dari Hulu hingga ke hilir. Kemudian optimalisasi trotoar diseluruh wilayah Kecamatan Ciawi salah satunya dengan menertibkan PKL yang menyalahi aturan.

Uka juga menegaskan masalah parkir bahu jalan seperti diarea RSUD Ciawi yang selama ini mengganggu harus ditertibkan. Masalah lainnya pelebaran Jalan dijalur wisata Cibedug atau Tapos yang masih menjadi PR besar hingga kini belum terealisasikan.

“Pembuang sampah harus ditindak tegas bahkan bila perlu berikan sanksi yang berat.” pungkasnya penuh ekspektasi. (Taufik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.