Satu-Tahun-Corona-di-Indonesia-Iqbal-Habibi-Semoga-Badai-Ini-Segera-Berlalu.jpg
Read Time:2 Minute, 16 Second

BOGOR, PENAPUBLIK.COM – Tepat 2 maret 2020 satu tahun yang lalu, Indonesia berjuang dalam memerangi pandemi Covid-19. Presiden Joko Widodo yang kala itu masih di dampingi menteri kesehatan Terawan Agus Putranto pertama kalinya mengumumkan bahwa ada dua orang perempuan asal Depok yakni seorang ibu dan anak-nya dilaporkan positif covid-19 dan menjadi kasus pertama di Indonesia.

Jauh sebelum covid menyebar ke seluruh penjuru Indonesia, banyak sekali warga masyarakat yang menyepelekan akan virus tersebut termasuk para pejabat di Negeri ini.

“Misalnya mantan menteri kesehatan terawan menyatakan “enjoy aja” menghadapi covid 19, begitupun salah satu cuitan Mahfud MD selaku Menko Polhukam di media sosialnya “Covid tak sampai ke Indonesia karena perizinannya berbelit-belit,” tutur Iqbal Habibi, Ketua Satgas Covid-19 PW KAMMI Jawa Barat.

Namun semenjak kasus pertama lahir di Indonesia seakan Pemerintah yang awalnya meremehkan menjadi kewalahan dalam menghadapi pandemi yang saat ini masih mewabah.

Dari data dan informasi yang dihimpun serta dikutip Wordometers.info hingga kini total kasus di Indonesia mencapai 1,34 juta, sembuh 1,15 juta dan korban meninggal dunia sebanyak 36.325 jiwa, Pada selasa (2/3/2021).

Indonesia menempati peringkat 18 kasus Covid-19 tertinggi di dunia, ini menunjukan bahwa Indonesia masih sangat sulit dalam berperang melawan pandemi covid-19 ini.

Begitupun di Provinsi Jawa Barat kasus tersebut paling banyak setelah DKI Jakarta yaitu dengan total kasus 214.528, sembuh 175.980 dan korban meninggal dunia 2.413 jiwa.

Namun demikian jika melihat angka penanganan kasus Covid 19 di Jawa Barat Cukup baik, Maka dari itu PW KAMMI (Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Jawa Barat mengapresiasi kepada seluruh tenaga medis dan juga Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat yang telah terus berjuang memerangi covid-19.

Iqbal Habibi sekaligus menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi aturan Pemerintah yaitu menerapkan 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi kerumunan serta Membatasi mobilisasi dan Interaksi) serta mengajak masyarakat agar tetap melakukan pola hidup sehat.

“Tak hanya itu, Kami juga menekankan kepada Pemerintah khususnya Pemprov Jawa Barat agar lebih serius lagi dalam menangani masalah pandemi Covid 19 ini, selain masalah kesehatan ada masalah lain yang perlu di perhatikan dan di selesaikan seperti masalah ekonomi dan juga masalah sosial lainnya yang tidak kalah penting dari masalah kesehatan,” paparnya.

Dalam momentum satu tahun covid 19 ini harapan kedepan tidak lagi bicara masalah kesehatan saja, Akan tetapi Pemerintah harus fokus bagaimana penanganan masalah sosial di masyarakat yang terdampak pandemi tersebut.

Sehingga kata Iqbal, Secara perlahan kehidupan masyarakat kembali stabil baik pada segi ekonomi maupun sosial lainnya, Begitupun bantuan-bantuan sosial yang di berikan kepada masyarakat tepat sasaran juga merata.

“Mudah-mudahan badai Covid 19 ini segera berlalu agar seluruh aspek kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan dengan normal.” pungkasnya penuh harap. (FIK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *