Ujang Kamun Jangan Biarkan Ciawi Jadi Kota Sampah_PenaPublik (2)
Read Time:1 Minute, 50 Second

Ciawi, PenaPublik.com – Kalimat diatas sedikit banyak menunjukkan bahwa diwilayah Ciawi selain beragam permasalahan seperti menjamurnya kembali wanita-wanita penjaja seks yang setiap malam mulai bergentayangan di Jalanan, Maraknya PKL yang berdagang tidak sesuai pada tempatnya belum lagi permasalahan lingkungan terutama sampah yang tak kunjung usai hingga kini tentu menjadi perhatian dan harus ditangani dengan serius, tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Seperti dikatakan Ujang Kamun atau biasa disapa Uka, Dirinya mengaku sebagai warga Ciawi sangat prihatin dengan kondisi lingkungan diwilayahnya terutama masalah sampah yang seakan tidak pernah selesai sampai saat ini. Sistem drainase yang buruk juga mengakibatkan tumpukan sampah yang menggenang ikut mengalir diselokan kecilpun menjadi pemandangan yang tak asing lagi.

“Udah di bahas terkait saluran air┬áselokan yang sudah dangkal berdekatan dengan pos dishub-pun tadi disampaikan, Meskipun saluran air yang berada di sepanjang Jalan Ciawi itu kewenangannya Pusat atau Provinsi tetapi Pemerintah setempat juga harus respek dan jangan tutup mata terhadap ini. Bahkan saya pantau sudah sejak lama belum ada upaya pembenahan dari pihak Pemerintah Kecamatan dan instansi terkait padahal itu bisa berkoordinasi dengan Desa setempat untuk membersihkan Kali tersebut dan kami dari Formacip siap bantu kalau ada gerakan dari Camat,” paparnya.

Ujang Kamun Saat Berorasi Didepan Kecamatan Ciawi

Uka juga menjelaskan seusai kegiatan aksi dan dialog dalam rangka kunjungan kerja anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi 1 di Kecamatan Ciawi pada Jum’at pagi (22/11). Dirinya langsung melanjutkan konsultasi dengan PKL yang ada diwilayah Desa Banjarsari.

“Saya tekankan kepada para PKL agar sampahnya jangan dibuang ke Kali atau Sungai, kalau ketauan buang sampah kesitu (Sungai-red) maka saya tak segan-segan akan meminta Satpol PP untuk membongkar lapak dagangannya. Dan insya allah nanti saya akan bahas bersama kawan aktivis serta anggota Formacip lainnya untuk membuat gerakan sosial dalam rangka membersihkan saluran air tersebut agar Pemerintah setempat tergugah hatinya,” terang Uka.

Sementara itu H. Agus Hasan, Camat Ciawi saat dimintai tanggapannya melalui Grup WA terkait tumpukan sampah yang seringkali menumpuk bahkan hingga meluap ke Jalan Raya didepan Pos Dishub Ciawi terlebih lagi jika turun hujan itu sangat mengkhawatirkan, Pihaknya mengatakan akan berkoordinasi dan menjadi perhatian dinas terkait.

“Siappp kang, Jadi perhatian juga untuk dinas terkait.” singkatnya.

Reporter : Taufik Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *