Berita_20200211111458_PenaPublik.jpg
Read Time:1 Minute, 48 Second

Cisarua, PenaPublik.com – Pergerakan Karang Taruna Perkasa Muda yang beralamat di Kampung Cipari Gang Kartini RT 5 RW 03, Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua memang patut di apresiasi. Hal tersebut dibuktikan dengan upaya sejumlah pemuda dan pemudi yang tergabung dalam Karang Taruna tergerak hatinya untuk senantiasa memberikan kontribusi terhadap lingkungan sekitar.

Upaya-upaya melestarikan dan menjaga kebersihan lingkungan agar terbebas dari sampah serta merta didukung pula oleh warga setempat termasuk Ketua RT, Kepala Desa dan juga Camat.

Menurut Yayan Nuryana, Kepala Desa Leuwimalang yang ditemui disela-sela kegiatan Sehari Bersama Coklat Kita (SBCK) dengan tema Jalan Bersih yang digelar di Halaman Grand Smesco Hills Cisarua, Pihaknya mengapresiasi dan bangga terhadap kegiatan rutin yang digagas oleh Karang Taruna Perkasa Muda beserta warga sekitar yang sudah mulai peka terhadap lingkungan terutama mengurai masalah sampah. Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada perusahaan Djarum Coklat yang selama ini mensupport langkah dan pergerakan para pemuda maupun pemudi diwilayahnya.

“Setau saya ini kegiatan yang kedua kalinya ya dan tentu sangat positif pergerakan dari para pemuda Karang Taruna yang kreatif dan inovatif. Pastinya kami sangat mensupport dan mendukung langkah mereka yang turut didukung oleh warga sekitar. Dalam upaya menjaga lingkungan yang bersih dan sehat bisa terbebas dari sampah, Mudah-mudahan kepedulian lingkungan bisa terus dilakukan dan dicontoh oleh wilayah lain,” tuturnya bangga.

Kades Yayan saat berfoto bersama dengan Pengurus Karang Taruna Perkasa Muda

Hal senada dikatakan H. Deni Humaedi, Camat Cisarua mengaku bangga atas upaya yang dilakukan pemuda Karang Taruna Perkasa Muda dalam hal kepekaan dan kepedulian terutama masalah sampah.

“Dari event ini kita bisa belajar terhadap problematika ataupun permasalahan besar yang terjadi khususnya diwilayah Cisarua yaitu masalah sampah. Kalau hanya mengandalkan TPA atau armada sejatinya itu bukan jawaban tetapi bagaimana sampah itu dengan tadi ada teknology maupun cara yang lebih sederhana dan itu bisa kita adopsi juga oleh temen-temen,” terangnya.

Masih kata Deni, Lanjutnya selama ini memang seringkali dilingkungan ditemukan ada aktivitas pembakaran sampah itu berdampak asap ternyata ada cara dan direkayasa sedemikian rupa. Ia juga menuturkan jika memang ini baik bisa disosialisasikan kepada warga masyarakat secara luas.

“Bahkan setiap Pemerintahan Desa bisa menganggarkan Dana Desa untuk dialokasikan kepada penanganan sampah.” pungkasnya.

Reporter : Taufik Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.