Sertijab-3-Kades-Camat-Eris-Layanilah-Rakyat-Sepenuh-Hati-dan-Jangan-Bohongi-Mereka.jpg
Read Time:1 Minute, 26 Second

MEGAMENDUNG, PENAPUBLIK.COM – Usai dilantik Bupati Ade Yasin di lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Tiga (3) orang Kepala Desa di Kecamatan Megamendung diantaranya Duduh Manduh (Desa Megamendung), Dedi Junaedi (Gadog) dan Hasan Sukandi (Sukakarya) melakukan serah terima jabatan (sertijab) dari Pjs masing-masing Desa secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan digelar di Aula Kantor Kecamatan dan hanya dihadiri sebanyak 24 orang baik dari unsur Forkompimcam Megamendung diantaranya Camat Eri Rismawan, Danramil 2124 Mayor Inf Aris Nazarudin L, dan Kapolsek AKP Susilo Tri Wibowo), Para Ketua BPD, Panitia Pilkades, PJs serta 3 Kades didampingi istri masing-masing, Pada Jum’at siang (5/2/2021).

Eri Rismawan, Camat Megamendung dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses kepada 3 Kepala Desa yang telah dilantik tadi pagi. Dirinya berharap kepada ketiganya agar segera beradaptasi dan melakukan tugas, wewenang dan tanggungjawab sebagai pelayan warga masyarakat sesuai program dan aturan yang telah disusun.

Muspika Megamendung Hadiri Sertijab 3 Kades

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak sehingga pelaksanaan Pilkades dapat terlaksana dengan sukses dan aman juga kepada Kades yang baru dilantik serta melaksanakan sertijab pada hari ini semoga semuanya amanah dalam menjalankan fungsi serta jabatannya,” pinta Eris.

Kepada ketiga Kades, Eris juga menekankan tentang aturan Penegakkan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang saat ini wabahnya semakin meningkat.

Selain itu masih kata Eris, Para Kades agar segera merangkul dan menggalang pihak-pihak tertentu yang mungkin pernah menjadi lawan politik saat pelaksanaan Pilkades yang lalu, Kemudian mampu bekerjasama dengan para ulama di wilayah Desa masing-masing dalam pelaksanaan program kerja yang berhubungan dengan aspek spiritual.

“Hal itu demi kesinambungan dalam kehidupan bermasyarakat, Makadari itu dianggap perlu untuk tetap melaksanakan komunikasi, koordinasi dan konsultasi terhadap berbagai unsur.” pungkasnya. (FIK/CIL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *