4-Tahun-Mega-Proyek-Bendung-Ciawi-Belum-Selesai-Begini-Jadinya-1.jpg
Read Time:1 Minute, 42 Second

Megamendung, PenaPublik.com – Ratusan warga Desa Cipayung yang tergabung dalam Forum Warga Bersatu (FWB) mendatangi mega proyek Bendungan Sukamahi – Ciawi, Kedatangan mereka untuk menyampaikan tuntutan terhadap pelaksana proyek. Aksi dilakukan pada Kamis (30/07).

Diketahui bahwa proyek bendung Ciawi yang pembangunannya sejak tahun 2016 lalu namun hingga kini belum selesai pengerjaannya bahkan masih menyisakan beberapa persoalan ditengah warga sekitar.

Menurut Muhsin, Koordinator Aksi FWB, Pihaknya mengaku bahwa sampai saat ini banyak permasalahan dan dampak terhadap lingkungan yang sangat dirasakan oleh warga sekitar Bendung Ciawi tersebut dan banyak point-point penting yang perlu disampaikan pada pelaksana proyek maupun kepada para pemangku kebijakan.

Muhsin,Korlap Aksi Dari Forum Warga Barsatu Saat Menyampaikan Aspirasi

“Masih banyak titik lahan warga yang terkena ploting oleh proyek, Namun hingga saat ini belum selesai soal pembayaran-nya,” ujar Masbro sapaan akrabnya.

Dirinya menambahkan, Sementara masalah lahan itu sudah tidak bisa lagi digunakan oleh warga karena sudah terlihat ada perusakan oleh pihak proyek dengan alat berat.

“Kami menuntut pihak Bendung Ciawi agar segera menyelesaikan persoalan ini,” tuntutnya.

Menurut Muhsin, Saat ini warga sangat berharap kepada para pemangku kebijakan, baik Menteri maupun Presiden agar mengawasi kinerja anak buah-nya.

“Iya, Kami dan warga sekitar sudah sangat tidak tahan dengan dampak yang dirasakan bahkan sudah ada korban dari hisapan dan asap serta debu dari proyek tersebut,” keluhnya.

Jika dalam kurun waktu satu minggu dari sekarang, Tidak ada jawaban dari pihak proyek.

“Maka warga akan datang kembali dengan melakukan aksi yang lebih besar lagi,” tegasnya.

Nampak dilokasi aksi, Sebelum memulai orasi ratusan warga yang tergabung dalam FWB berjalan sambil membentangkan beberapa spanduk meneriakan kalimat “Tutup Bendungan,Tutup Bendungan Sekarang Juga.”

Ditempat yang sama, warga lainnya mengaku dengan proyek Bendungan Ciawi tersebut mengakibatkan sarana air terganggu. Bahkan warga mengeluhkan kebisingan yang ditimbulkan oleh alat berat dari proyek.

“Air menjadi keruh warnanya akibat pengerukan alat berat, Akibat lainnya juga untuk sarana ibadah seperti di Masjid Jami, Pondok Pesantren dan Majlis Taklim sehingga tidak bisa dipakai untuk berwudhu dan ibadah lainnya tentu ini sangat merugikan kami sebagai warga.” tandasnya. (Taufik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.