Berita_20190318110534_PenaPublik.jpg
Read Time:1 Minute, 19 Second

Ciawi, PenaPublik.com – Terpilihnya Desa Cileungsi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor sebagai Desa Tangguh Bencana di wilayah Kecamatan Ciawi memuat beberapa alasan, mengingat Desa ini berada di bawah kaki Gunung Pangrango dan secara geografis termasuk kontur tanah berpotensi rawan bencana.

Menurut Adi, Fasilitator bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bogor saat ditemui disela-sela kegiatan mengatakan bahwa kegiatan yang diikuti oleh sebanyak 20 peserta atau relawan yang semuanya warga Desa Cileungsi itu dipersiapkan dalam pembentukan Desa Tangguh Bencana di wilayah Kecamatan Ciawi.

“Ke 20 orang calon relawan tersebut diberikan berbagai materi-materi oleh beberapa narasumber yang berkompeten dalam bidangnya selama 6 hari ada sesi indoor dan outdoor. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencana Daerah di Kabupaten Bogor khususnya di Desa Cileungsi Kecamatan Ciawi,” jelasnya.

Banner Acara di Lokasi

Hal senada dikatakan Baban Subandi, Kepala Desa Cileungsi, pihaknya menuturkan bahwa dilihat secara tekstur geografis berada dibawah kaki Gunung Pangrango dan kontur tanahnya pun teridentifikasi daerah rawan bencana.

“Di wilayah ini beberapa kejadian musibah mulai dari longsor sampai angin puting beliung, sehingga Desa Cileungsi terpilih oleh BPBD di Kecamatan Ciawi menjadi Desa Tangguh Bencana tahun 2019 ini,”

Masih kata Baban, Ia menambahkan secara alokasi anggaran murni dari BPBD.

“Ada juga anggaran dari pagu Kecamatan Ciawi satu Desa, entah nanti Desa mana yang dipilih oleh pihak Kecamatan untuk selanjutnya dibina menjadi Desa tangguh bencana juga.Jadi kalo untuk Desa ini mah anggarannya murni dari BPBD, para relawan itupun perwakilan warga ada dari RT/RW, Linmas, tokoh muda yang usianya tidak terlalu tua.” pungkas Baban menutup pembicaraan.

Reporter : Taufik Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *