Bupati-Bogor-Intruksikan-BPBD-dan-Para-Camat-Aktivis-Pepeling-Buang-Sampah-Disembarang-Tempat-Jadi-Pemicu-Bencana.jpg
Read Time:1 Minute, 55 Second

Bogor, PenaPublik.com – Hujan deras melanda dibeberapa kawasan Puncak Bogor dan sekitarnya yang terjadi pada Senin (21/09/2020) sekitar pukul 15.00 WIB menuai beberapa masalah dan bencana. Luapan air terjadi di beberapa lokasi seperti disekitaran Hotel Royal Safari Cisarua, Air meluap hingga masuk ke pemukiman warga. Di Jalan Telukpinang tepatnya di depan Villa Kuda juga terjadi luapan air yang dahsyat bahkan genangan juga terjadi di ruas jalan Tapos Cibedug dan beberapa titik wilayah lainnya termasuk juga di wilayah Bogor Barat Kabupaten Bogor.

Tentu saja banyak faktor yang menyebabkan semua ini terjadi. Selain persoalan drainase yang tidak proporsional, kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan juga menjadi salah satu pemicu. Belum lagi bangunan dilokasi yang kurang pas, Diatas Daerah Aliran Sungai (DAS) dan RUMIJA serta dilereng-lereng bukit yang rawan terjadinya longsor.

Menurut M. Iwan Syafwan atau biasa disapa Meichin, Aktivis PEPELING menuturkan perlunya solusi yang real dan keseriusan agar masalah ini tidak terus terjadi secara berulang-ulang. Meskipun lokasi bencana tersebut itu berbeda tetapi akar masalahnya nyaris sama.

Hujan Deras Disekitaran Royal Safari Garden Cisarua Pada Senin Sore

“Semoga kedepan hal ini bisa di antisipasi sejak dini, Karena jika hal ini tidak segera ditanggulangi secara sungguh-sungguh bukan tidak mungkin pada akhirnya bencana besar tidak lagi dapat dihindari dan mudah-mudahan kejadian kejadian pahit ini bisa menjadi obat mujarab untuk menyembuhkan kesadar-tahuan kita akan pentingnya menjaga keseimbangan alam,” ucapnya penuh harap.

Sementara itu dilain tempat, Bupati Bogor, Hj Ade Yasin memberikan intruksi melalui pesan broadcast-nya pada Senin malam (21/09/2020) sekaligus mengingatkan kepada Kepala Pelaksana BPBD dan para Camat se-Kabupaten Bogor dengan tingginya intensitas curah hujan yang terjadi belakangan ini mengakibatkan meluapnya beberapa Sungai di Kabupaten Bogor.

1. Senantiasa waspada dan siaga;

2. Menyiapkan Tim Siaga Tanggap Bencana di titik lokasi rawan bencana.

3. Mengevakuasi warga yang tinggal di wilayah rawan ke lokasi yang aman;

4. Melakukan pemetaan lokasi bencana, menghitung resiko lanjutan dan mencari kawasan yang aman dan strategis dalam upaya evakuasi;

5. Memastikan kebutuhan dasar korban bencana seperti sandang dan pangan tetap terpenuhi;

6. Segera melakukan koordinasi di lapangan dengan unsur-unsur terkait terutama TNI/Polri, Basarnas dan melibatkan peran serta masyarakat setempat.

7. Usahakan tetap menjaga protokol kesehatan.

“Demikian instruksi ini disampaikan, untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.” pungkas Ade Yasin.

Laporan : Taufik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *