Dimegamendung...Lampu-Penerangan-Jalan-Padam-Berbulan-Bulan-Tanggung-Jawab-Siapa-1.jpg
Read Time:1 Minute, 43 Second

Megamendung, PenaPublik.com – Sejatinya fungsi penerangan Jalan merupakan alat bantu navigasi bagi pengguna Jalan dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan khususnya pada malam hari serta mendukung keamanan juga keindahan lingkungan.

Namun kenyataannya masih nampak terlihat pemandangan yang tak semestinya, Seperti penerangan Jalan yang terletak diwilayah Desa Megamendung tepatnya Jalan Raya menuju arah Pusdiklat. Diarea tersebut sedikitnya ada tiang PJU yang lampunya padam dan sudah berbulan-bulan seperti dibiarkan begitu saja oleh pihak terkait.

Menurut Iwan Setiawan, Salah seorang warga Desa Megamendung, Ia mengeluhkan lampu penerangan jalan yang sudah tidak lagi menyala beberapa Bulan belakangan ini. Terlebih jika malam hari apalagi kondisi saat ini musim penghujan.

Warga Megamendung Keluhkan Minimnya Lampu Penerangan Jalan

“Lampu PJU yang kearah Pusdiklat Megamendung mati hanya beberapa titik aja yang nyala itupun ditempat yang ada rumahnya aja dan kayaknya udah lama gak diperbaiki. Saya mohon Dinas terkait segera memperbaiki sebelum ada jatuh korban, kasian warga sini yang melintas di Jalan itu apalagi kalau malam ditambah sepi dan sering hujan,” keluhnya.

Sementara itu menurut Ade Sasmita, Sekdes Megamendung saat ditemui diruang kerjanya mengaku bahwa di Jalan Raya perlintasan antara Megamendung Pusdiklat itu sudah lama padam. Dan disekitar jalan tersebut memang berkelok dan cukup berbahaya juga terutama bagi pengendara motor atau pejalan kaki yang melintas diwilayah tersebut.

“Ya terkait lampu penerangan sangat dibutuhkan apalagi jika malam dan turun hujan disitu gelap gulita. Untuk diketahui jalan disitu aktif selama 24 jam, Kami harap pihak terkait atau PLN bisa menghidupkan kembali disekitar itu,” ucapnya pada Jum’at siang (09/10).

Saat ditanya sudah berapa lama penerangan tersebut itu padam, Ade Sasmita menyebutkan sekitar setengah tahun lebih.

“Diatas enam bulan lah itu matinya penerangan jalan disitu,” terangnya.

Ia menambahkan, pengajuan pengadaan penerangan Jalan sudah disampaikan juga pada saat Musrenbang Desa sekitar 2017 lalu.

“Kalo dari Cipayung hingga Megamendung sudah terpasang cuma mati sementara mulai dari Kampung Megamendung hingga Citamiang sampai saat ini belum ada realisasinya meskipun sudah mengajukan pada saat Musrenbang.
Ya kami dan warga Desa Megamendung lainnya meminta lampu penerangan jalan tersebut untuk dinyalakan kembali bagaimanapun caranya.” pungkas Ade menutup pembicaraan.

Reporter : Taufik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *