Hari Guru Nasional Forkopimcam Cisarua Soroti Aksi Tawuran Pelajar 1.jpg
Read Time:1 Minute, 25 Second

CISARUA, PENAPUBLIK.COM – Hari Guru Nasional (HGN) bersamaan dengan Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang ke-77 diperingati setiap tanggal 25 November jatuh pada Jumat (25/11/2022).

Adapun tema peringatan Hari Guru Nasional tahun 2022 ini adalah Serentak Berinovasi, Wujudkan Merdeka Belajar.

Dikecamatan Cisarua, Bertempat di lapangan SMAN 1 Cisarua, Selain para guru, Peringatan HGN di hadiri Sekcam Cisarua selaku pembina upacara.

Menurut Rahmawati Aries M.SI, Sekcam Cisarua mengatakan bahwa guru harus senantiasa mengikuti perkembangan zaman sesuai teknologi yang berkembang saat ini.

Saat Berlangsungnya Upacara Hari Guru Nasional Tahun 2022 di SMAN 1 Cisarua Desa Leuwimalang.

“Sesuai dengan zaman digitalisasi sekarang ini, Guru itu sudah tidak berpandangan seperti dulu harus bisa mengikuti perkembangan zaman, karena siswa sekarang lebih faham dan mengerti sehingga guru perlu membackup dirinya untuk lebih maju selangkah daripada anak didiknya,” tutur Rahma sapaan akrabnya.

Saat disinggung terkait maraknya aksi tawuran pelajar, Pihaknya mengatakan bahwa Forkopimcam Cisarua sudah melakukan berbagai upaya serta koordinasi dengan pihak sekolah.

“Forkopimcam Cisarua sudah sekitar 2 bulan melaksanakan Goes To School setiap hari Senin mengikuti upacara dan sekaligus memberikan arahan kepada para siswa. Mudah-mudahan bisa berjalan seterusnya,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Siti Rohimah, Wakasek bidang Humas SMAN 1 Cisarua mengatakan pihaknya berupaya memberikan bimbingan keagamaan yang lebih intensif terhadap siswa yang terlibat tawuran pelajar.

“Kalo ada anak didik kami yang ikut terlibat tawuran kita lakukan pendekatan personal dan ditangani bukan dengan hukuman fisik tetapi lebih cenderung ke bimbingan agama yang lebih intensif lagi, terlebih kami membiasakan siswa setelah shalat zuhur ada pengajian sebagai bentuk punishmen atau hukuman. Kita berharap mereka bisa lebih baik lagi dibandingkan jika kita memberikan hukuman fisik.” pungkasnya menutup pembicaraan.

Reporter : Wa
Editor : Fik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen + fifteen =