Berita_20190106053827_PenaPublik.jpg
Read Time:2 Minute, 12 Second

Cisarua, PenaPublik.com – Dalam memperingati hari jadi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke-46, yang secara serentak dilakukan dibeberapa tempat tidak hanya di Jakarta saja, seperti yang dilakukan oleh para kader PPP menggelar ziarah, istighosah dan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional DR. K.H Idham Chalid, yang terletak di Yayasan Darul Qur’an, RT 2 RW 1 Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang dilangsungkan tepat pada pukul 13.00 WIB diawali dengan pembacaan Al-Qur’an surat Yaasiin kemudian dilanjutkan dengan Takbir, Tahmid dan Tahlil serta Sholawat Nabi SAW yang dipimpin oleh KH. Kholilullah didampingi H. Yatin, perwakilan Keluarga Besar Almarhum Idham Cholid, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, PH PAC Cisarua, WPP, GPK, GNPI, para kader dan simpatisan PPP, puluhan anak yatim dan warga sekitar, pada Sabtu (5/1).

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Waketum DPP PPP H. Arwani Tomafiq, Anggota DPR RI Fraksi PPP, Saefullah Tamliha, Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor Hj.Elly Rahmat Yasin.

Menurut H. Saefullah Tamliha, Anggota DPR RI Fraksi PPP yang juga mewakili Keluarga Besar DR. K.H Idham Chalid dalam sambutannya mengatakan bahwa almarhum tercatat sebagai salah satu tokoh besar bagi perjalanan Bangsa dan Negara Indonesia.

“Almarhum DR. KH Idham Chalid bagi saya adalah sebagai Bapak dan Guru Bangsa, Lahir di Kalimantan Selatan pada 27 Agustus 1922 dan wafat di Jakarta pada 11 Juli 2010 lalu, kurang lebih 8 tahun sudah meninggalkan dunia fana’ ini. Dimakamkan disini berdampingan dengan istrinya karena keinginan dan pesan beliau, almarhum mempunyai peran besar sebagai Pendiri PPP yang pada saat ini memperingati Harlah yang ke-46,” tuturnya.

Para Peziarah dari PPP mendo’akan almarhum KH Idham Cholid

Hal senada dikatakan Arwani T, Waketum DPP PPP mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka Milad PPP ke-46 dengan menggelar tahlil bersama di makam para pendiri Partai Persatuan Pembangunan yang dilakukan serentak tidak hanya di Jakarta, atau di makam tokoh DR.K.H Idham Chalid saja tetapi diseluruh tokoh-tokoh pendiri termasuk juga tokoh PPP, Buya Ismail Hasan Metareum.

“Almarhum Idham Chalid salah seorang yang berjasa bagi Bangsa dan Negara Indonesia, beliau tokoh pemersatu yang lengkap dan seorang negarawan yang sangat komplit dari berbagai sistem Pemerintahan dan rezim penguasa pada era awal-awal sampai pertengahan perjalanan politik Pemerintah Indonesia.Oleh karenanya almarhum pantas diberi gelar sebagai Pahlawan Nasional,” ungkapnya.

Masih kata Arwani, Ia menambahkan DR. KH Idham Chalid yang diketahui sebagai pendiri sekaligus Presiden pertama PPP, dimana dalam perjalanan karirnya 6 kali berturut-turut menjadi Ketua PBNU.

“Dengan berbagai jabatan dan penghargaan yang disematkan kepadanya, maka sangat pantaslah beliau almarhum mendapat kehormatan menjadi Pahlawan Nasional dengan SK Presiden RI Nomor 113/TK/2011 tanggal 7 November 2011.” pungkasnya.

Reporter : Taufik Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *