KNPI-dan-Karang-Taruna-Kecamatan-Cisarua-Soroti-Wisata-Camp-Gayatri-Puncak-1.jpg
Read Time:1 Minute, 38 Second

CISARUA, PENAPUBLIK.COM – Pasca adanya wisatawan meninggal dunia tersambar petir beberapa waktu lalu yang saat ini beredar kabar wisata camp Gayatri sudah ditutup pihak Muspika Kecamatan Cisarua.

Seperti diketahui, Peristiwa bermula saat korban bersama dengan pasangannya datang ke lokasi Camp Gayatri di Kampung Citeko, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor pada Sabtu sore sekitar pukul 15.00 WIB (15/5/2022).

Menanggapi hal tersebut pengurus KNPI dan Karang Taruna Kecamatan Cisarua angkat bicara.

Menurut Kiki Jaka Kumala atau biasa disapa Jack, Ketua KNPI Kecamatan Cisarua mengatakan, Terkait permasalahan Gayatri pihaknya meminta pemerintah untuk melakukan kroscek terkait perijinan. Selain itu jika memang ada investor yang masuk untuk mendirikan wisata di wilayah Puncak kata Jack, Maka setidaknya Pemerintahan Cisarua agar lebih selektif.

“Iya jangan semena-mena begitu saja untuk di berikan perijinannya karena kami tidak tau jelas mengenai perijinan camp Gayatri itu, soal perizinannya sudah di urus atau belum,” ujarnya setengah bertanya.

Sebagai Ketua pemuda KNPI Cisarua, Pihaknya menyatakan lebih baik di tutup saja jika suatu saat kembali menimbulkan korban.

“Untuk penangkal petir kami akan melakukan assessmen dulu terkait SOP keamanan maupun kenyamanan perusahaan tersebut,” paparnya.

Bukan hanya Gayatri saja tetapi semua objek wisata yang ada diwilayah puncak ini, tolong kepada para pengusaha soal perijinan harus di utamakan dan aspek keselamatan bagi pengunjung.

Lanjut dia, Pengunjung itu harus jelas apakah mendapat asuransi atau tidak, Jika ada pelanggaran disitu seperti kecelakaan segala macamnya Ia juga meminta untuk penegak hukum agar mengusut tuntas.

“Sebagai pemuda KNPI akan terus bergerak jika Pemerintah setempat memang tidak bisa bertindak tegas,” tandasnya.

Hal senada dikatakan pengurus Karang Taruna Kecamatan Cisarua terkait masalah Camp Gayatri pihaknya akan terus memantau perkembangan lebih lanjut.

“Iya kami juga sudah dengar bahwa wisata Camp Gayatri sementara ini ditutup oleh pihak Muspika setelah ada jatuh korban jiwa akibat tersambar petir pada Sabtu pekan lalu. Kami juga meminta pihak Muspika agar menindaklanjuti perijinan karena kami mendengar bahwa disana sarat dengan masalah ditambah lagi menyisakan soal sampah dari kegiatan kemping disana.” pungkasnya. (FIK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.