Lihat-Sampah-Menggunung-Ditepi-Sungai-Cisarua-Rudi-UPT-DLH-Prihatin-Sekaligus-Ngeri-1.jpg
Read Time:2 Minute, 18 Second

Cisarua, PenaPublik.com – Kepala UPT DLH Wilayah III, Rudi Andryanto bersama teamnya melakukan kunjungan sekaligus pengangkutan sampah-sampah liar yang terletak di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisarua tepatnya disekitar jembatan Dirgo Kampung Kebon Cau, Desa Kopo, Kecamatan Cisarua. Sementara dilokasi tersebut sudah hadir terlebih dahulu Ketua RT/RW, Penggiat Lingkungan serta warga setempat.

Ia nampak tercengang dan kaget saat melihat tumpukan sampah menggunung meskipun diatas lokasi terdapat Tempat Pembuangan Sampah (TPS), Bahkan sampah liar tersebut nyaris menjalar terbuang hingga kepermukaan Sungai Cisarua. Dan seketika itu juga sampah liar langsung dikeruk dan diangkut oleh 3 unit truck dari UPT DLH.

Rudi mengaku bahwa kegiatan tersebut yang pertama kalinya bersama Pemerintah Desa Kopo sejak dirinya menjabat sebagai Kepala UPT DLH wilayah 3. Melihat kondisi seperti itu membuatnya prihatin sekaligus miris karena lokasi tersebut menjadi tempat pembuangan sampah liar.

Sedikitnya 3 Unit Truck DLH Angkut Sampah Liar Didesa Kopo

“Kami berharap kedepan bisa lebih baik dan bagus lagi artinya kembali kepada fungsi awalnya yang asri. Tak hanya Desa atau RT/RW setempat saja tetapi akan kami sampaikan juga kepada Pemerintah Kecamatan Cisarua. Kalau kami sifatnya hanya pelayanan dan pembinaan kemudian kami eksekusi,” jelasnya seusai kegiatan pada Kamis siang (29/10).

Pihaknya juga berjanji akan berupaya melakukan koordinasi dengan UPT Pengairan dan PUPR Ciawi karena ini butuh perhatian khusus bukan hanya DLH saja akan tetapi disini lintas sektoral agar kedepannya fungsi-fungsi TPS disekitar Sungai bisa berjalan dengan baik.

“Saya heran sekaligus miris disekitar ini ada TPS tapi pembuangannya seolah bukan pada tempatnya, Kesadaran masyarakatnya juga kurang dan ini jelas akan berbahaya jika dibiarkan,” ucap Rudi.

Menurutnya, Pemerintah Desa tentu harus lebih responsif kepada warga masyarakat seperti memberikan penyadaran dan edukasi serta sosialisasi terkait sampah liar yang ada diwilayah tersebut.

“Yang terpenting ada upaya penyadaran dan edukasi dengan maksimal apalagi disitu sampahnya tidak memakai polibag hanya plastik saja.Jadi packing sampahnya lebih bagus lagi agar kami tidak repot,” terangnya.

Saat disinggung apakah akan melakukan tindakan tegas bagi oknum pembuang sampah ke Sungai dengan nada diplomatis pihaknya berencana akan memasang plang atau spanduk larangan buang sampah. Sementara untuk melakukan OTT itu kewenangannya ada di penegak Perda yakni Satpol PP Kecamatan.

“Iya kami ini sifatnya pelayanan dalam hal kebersihan sementara bagian penindakan itu ranahnya Pol PP dari pihak Kecamatan. Lebih penting sih penyadaran kepada warga masyarakat terutama yang membuang sampah disekitar aliran Sungai ini dan harus lebih dikontrol secara maksimal, Kami harap semua elemen termasuk masyarakat bisa bersinergy,” pintanya.

Sementara itu menurut Wiwin Wildan, Kepala Desa Kopo saat dilokasi mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya membantu dan bekerjasama dengan UPT DLH dalam hal penanganan sampah liar yang ada diwilayah kerjanya tersebut.

“Iya soal itu kan program DLH juga ya, Sementara kami Pemerintah Desa akan dan siap membantu sifatnya.” singkat Wiwin sambil bergegas jalan.

Reporter : Taufik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.