Gambar 2024 02 01 174939892
Read Time:1 Minute, 32 Second

CIAWI, PENAPUBLIK.COM – Ketua Panwascam Ciawi, Asep Hadiyanto menghimbau kepada PTPS yang jumlahnya 318 orang harus memahami regulasi karena PTPS itu sangat berbeda dengan KPPS.

“KPPS bekerja hanya 1 hari ketika tidak ada pemungutan ulang, sedangkan PTPS itu bekerja setelah dilantik itu sudah punya tugas mengawasi logistik salah satunya selain mereka juga mengawasi kampanye terlebih jika peserta pemilu yang berkampanye diluar jadwal maka itu bisa dikatakan suatu pidana. Jadi PTPS harus melakukan pengawasan,” terang Asep saat ditemui di Sekret Panwas Ciawi pada Rabu (31/1).

Lanjutnya kata Asep terkait pergerakan atau perjalanan logistik di dua hari menjelang Pemilu itu harus sudah ada di PPS setiap Desa.

“Nah, dari PPS kemudian logistik diturunkan disetiap KPPS itu 1 hari sebelum hariha artinya itu harus pasti sampe dan aman. PTPS ikut mengawasi,” tuturnya.

Menurutnya Panwas sejauh ini sifatnya hanya memastikan bahwa logistik Pemilu harus aman.

“Aman disini maksudnya bukan di pelototin begitu saja tetapi memastikan bahwa dia benar-benar aman segala sesuatunya. Kita juga boleh merekomendasikan penyimpanan logistik seperti kotak suara dan yang lainnya ditempat yang memang aman tapi bisa dilihat oleh khalayak umum,” paparnya.

Gambar 2024 02 01 175038190
Potret Saat Koordinasi Digelar

Logistik seperti kotak suara dan yang lainnya kata Asep harus dipastikan aman juga dari kerawanan bencana alam, baik banjir, longsor, kebakaran dan lain sebagainya.

“Selain itu juga dikhawatirkan karena ulah manusia termasuk ya kepada pihak penyelenggara Pemilu, artinya tidak bisa percaya begitu saja misalnya kotak suara disimpan dirumah Ketua KPPS apakah itu bisa dipastikan aman atau malah bisa menjadi polemik?. Ini kan harus disepakati semua pihak termasuk Panwas ya,” tuturnya.

Karena itu kata Asep jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan terkait logistik, maka pihak Panwas akan turut di minta pertanggungjawaban.

“Jadi intinya harus ada yang jadi saksi juga dan semua pihak turut andil mengamankan logistik agar Pemilu berjalan dengan baik dan benar serta tidak ada ekses.” pungkasnya. (FIK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven − six =