Pemerintah-Kelurahan-Cisarua-Genjot-Pemberdayaan-Pelaku-UMKM-I-Will-Survive.jpg
Read Time:2 Minute, 6 Second

Cisarua, PenaPublik.com – Camat Cisarua, Deni Humaedi disaksikan Lurah dan Ketua UMKM Kecamatan termasuk Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cisarua secara resmi membuka kegiatan pelatihan pembuatan roti bagi muda-mudi warga masyarakat yang berada diwilayah Kelurahan Cisarua. Bertempat diruang Aula Hotel Santo Jaya, Jalan Raya Puncak, Cibeureum pada Minggu (8/11/2020).

Pelatihan dasar membuat roti merupakan salah satu program Kelurahan Cisarua bekerjasama dengan LPM dalam upaya mencari bibit dan peningkatan potensi serta pemberdayaan khususnya warga masyarakat Cisarua.

“Selain itu juga kegiatan ini untuk meningkatkan keterampilan dasar dan pengembangan skill berdasarkan potensi sumber daya manusia yang ada di Kelurahan Cisarua. Secara kebetulan warga kami ada pengusaha roti yaitu kang Soni jadi beliau beserta team yang mengajarkan para peserta pemula selain itu siapa tau nantinya bisa jadi peluang bisnis,” ucap Heru Hendrawan, Lurah Cisarua kepada PenaPublik disela-sela kegiatan.

Pemkel Cisarua Gelar Pelatihan Pembuatan Roti Bagi Warganya

Menurutnya, Program ini pertama kalinya dilakukan sejak Ia memimpin Kelurahan Cisarua ditahun 2020 dan berharap di 2021 mendatang tidak hanya program seperti ini saja yang dilaksanakan, program pemberdayaan lainnya pun rencananya akan didorong.

“Ini baru tahap awal dan ditahun depan rencananya kami akan mendirikan Kampung Roti setelah sebelumnya ada Kampung Rajutan yang juga dikelola oleh warga Cisarua. Intinya kami berupaya ingin bersinergy dengan masyarakat dan kelembagaan secara keseluruhan yang berkesinambungan tentunya. Mohon do’a dari semua pihak,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Deni Humaedi, Camat Cisarua berpesan kepada para peserta pelatihan pembuatan roti bahwa kunci dari bisa karena terbiasa, Terbiasa jadi terampil kemudian endingnya menjadi ahli.

“Ketika keahlian itu jadi sandaran untuk mencari nafkah, Maka itulah sejatinya seorang profesional. Jadi
pelatihan itu bukan hanya diberikan sertifikat tetapi harus juga bisa belajar, Rumusnya adalah mengamati, meniru, memodifikasi dan terus belajar sehingga nantinya dia bisa berkembang bahkan jadi orang yang sukses. Dalam hal ini Pemerintah harus hadir untuk mendorong para calon pengusaha muda khususnya di Kelurahan Cisarua,” harap Deni.

Sementara itu menurut Soni, Ketua UMKM Kecamatan Cisarua yang hadir memberikan materi dalam pelatihan tersebut mengaku meskipun saat ini perekonomian Indonesia mengalami masa sulit yakni dimasa pandemi Covid-19, Akan tetapi bagaimana kita semua secara mental mampu bertahan hidup dan survive lalu bangkit berkreasi.

Masih kata Soni, Selain kreasi dibutuhkan juga bagi seorang pewiraswasta itu bagaimana Ia mampu berinovasi dalam suatu karya.

“Nah, Meskipun dihantam badai Covid-19, UMKM Cisarua masih tetap mampu bertahan salah satunya dengan berjuang agar bisa survive dan kuncinya kita harus saling rangkul satu dengan lainnya sebagai pelaku UMKM, And so, Endingnya tentu kita akan naik kelas.” pungkasnya penuh ekspektasi.

Reporter : Taufik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.