Hidupkan-Malam-Ramadhan-Warga-Balekambang-Gelar-Tadarus-Al-Quran.jpg
Read Time:2 Minute, 0 Second

CISARUA, PENAPUBLIK.COM – Ramadhan menginspirasi, Begitulah penggalan kalimat yang terucap setidaknya dari Warga Kampung Balekambang khususnya diwilayah RT 1 RW 01, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua. Pasalnya, Setiap kali Ramadhan tiba, Sekumpulan anak-anak hingga remaja senantiasa mengisi malam ramadhan seusai melaksanakan sholat tarawih berjamaah kemudian dilanjutkan dengan kegiatan tadarus Al-Qur’an di Masjid Jami’ Al-Hidayah.

“Menjaga tradisi positif memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, Hampir 30 tahun kurang lebih sejak saya masih duduk dibangku SMP, Kegiatan tadarus Al-Qur’an secara rutin dilakukan di Masjid ini. Bahkan hari ini kita lihat banyak juga generasi yang meneruskan kegiatan kita dahulu, Anak saya pun ikutan ngaji. Sejujurnya kita sebagai orangtua mesti mendukung apa yang dilakukan anak-anak kita, karena ini kan positif terlebih menjaga tradisi kebaikan dan silaturahmi. Intinya kita semua harus bangga dengan antusiasme mengaji anak-anak di Kampung ini. Bahkan kemarin Pak RW sempet mengupload foto kegiatan tadarus yang dishare di grup Sapa Warga,” tutur salah seorang warga pribumi Balekambang mengingat masa lalu-nya.

Hidupkan Malam Ramadhan,Tadarus Al-Qur’an Dimasjid Al-hidayah Balekambang Cisarua

Melihat antusiasme anak-anak dan remaja yang getol mengisi malam ramadhan dengan tadarus bersama diakui Sopian S.E, Ketua DKM Al-Hidayah. Dirinya mengaku bangga sekaligus mengapresiasi apa yang dilakukan anak-anak generasi penerus dalam menjaga tradisi positif tersebut.

Kang Sogi sapaan akrabnya mengatakan bahwa kegiatan tadarus di Masjid Al-Hidayah memang acapkali dilakukan para pendahulu-nya sehingga masih terus menggema hingga kini dilakukan termasuk oleh anaknya.

“Iya, Alhamdulillah memang turun temurun sejak saya masih muda hingga turun ke anak saya dan warga lainnya juga. Terlebih lagi saat ini banyak sekali diantaranya melibatkan anak-anak yang relatif masih usia dini,” ucapnya pada Sabtu malam (17/4/2021).

Sebagai pengurus DKM Al-Hidayah sekaligus Komisioner KPAD Kabupaten Bogor, Ia menuturkan dengan adanya kegiatan tersebut tentu berdampak positif bahkan bermanfaat khususnya bagi warga Kampung Balekambang.

Dirinya berharap agar kegiatan tersebut senantiasa terus terjaga dan terawat serta dapat dilestarikan hingga anak-cucu kelak juga sebagai salah satu kearifan lokal.

“Selain tadarus, Anak-anak kita juga secara perlahan diberikan bimbingan dan arahan terkait akhlaq dan budi pekerti. Kegiatan ini mungkin perlu kiranya diagendakan tidak hanya sebatas pada Bulan ramadhan saja ya. Saya lihat dan perhatikan tadarus tahun ini lebih mengedepankan kualitas dibanding kuantitas, Seperti pada tajwid dan juga makhraj-nya. Mudah-mudahan tradisi ini tetap terjaga hingga turun temurun kepada generasi selanjutnya.” pungkas Sopian.

Penulis : TAUFIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *