20230824000944.jpg
Read Time:1 Minute, 56 Second

CISARUA, PENAPUBLIK.COM – Kepala Desa Cibeureum H. Rakhmat Hamami S.IP, didaulat menjadi Ketua pelaksana kegiatan Rebo Wekasan/Sedekah Ketupat yang sedianya akan digelar pada 13 September mendatang.

Secara aklamasi Rakhmat Hamami mengungguli ketiga calon lain diantaranya Mukhsin S.IP, Iman Sukarya S.Pd, dan Netty. Namun demikian sesuai kesepakatan ke-empat (4) orang tersebut akan tetap menjadi bagian dari susunan kepanitiaan kegiatan tradisi Rebo Wekasan atau Sedekah Ketupat tahun 2023 serentak digelar di kawasan wisata Puncak.

Seusai kegiatan ke-empat orang tersebut kemudian bergandengan tangan dan sepakat akan mengawal serta mewujudkan kegiatan yang secara rutin tiap tahun digelar.

Sesi Photo Bersama Seusai Musyawarah Pembentukan Panitia Rebo Wekasan.

“Bismillah, Secara bersama-sama kita wujudkan acara sedekah ketupat rebo wekasan nanti karena ternyata diwilayah Cisarua ini masih banyak rekan-rekan yang ingin mempertahankan serta melestarikan budaya dan tradisi positif warisan para pendahulu kita. Terima kasih atas amanah yang diberikan kepada kami,” tutur H. Rakhmat Hamami saat diwawancara seusai didaulat menjadi Ketua pelaksana.

Bicara soal sedekah kata Hamami tentu menjadi kewajiban semua manusia terutama yang beragama Islam.

Dan sedekah ketupat Rebo Wekasan menurutnya berkaitan juga dengan budaya dan tradisi yang ada diwilayah Puncak atau Dapil 3 khususnya.

“Mudah-mudahan dengan adanya kolaborasi yang tadi disepakati menjadi momentum untuk bisa menyatukan persepsi, langkah dan gerak kita secara bersama-sama sekecil apapun serta menjadi spirit juga bagi warga masyarakat dikawasan Puncak,” ucapnya saat ditemui di aula Hotel Seruni, Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua pada Rabu petang (23/8/2023).

Sementara itu, Iman Sukarya, yang ditunjuk sebagai bendahara kegiatan mengaku siap bekerjasama dalam upaya mewujudkan pelaksanaan kegiatan sedekah ketupat Rebo Wekasan.

Bahkan kata Iman kegiatan tersebut bisa berpotensi mengangkat budaya lokal.

“Kenapa tidak, temen-temen Kepala Desa juga BPD disetiap Desa membuat Perdes tentang kearifan lokal. Maka bisa saja nanti dibuatkan Badan Kerjasama Antar Desa untuk menyentuh itu, Anggarannya pun bisa dari Dana Desa,” kata Iman.

Hal senada menurut Mukhsin, Sekretaris pelaksana kegiatan Sedekah Ketupat Rebo Wekasan mengatakan sebenarnya untuk tahun 2023 ini akan digelar diwilayah Ciawi, Akan tetapi sampai saat ini belum ada kepastian.

“Tahun-tahun sebelumnya kan selalu diwilayah Cisarua dan Megamendung ya, Nah kemarin itu saya sempat nanya rekan-rekan diwilayah Ciawi apakah akan diadakan disana. Tapi belum ada kepastian ya. Dan alhamdulillah setelah ada rundingan maka acara tersebut insyaAllah akan dikembalikan lagi tempatnya diwilayah Cisarua.” pungkasnya. (FIK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 + 19 =