Mapala-IUQI-Galang-Donasi-Ringankan-Balita-Warga-Pamijahan-yang-Menderita-Hidrocefalus-1.jpg
Read Time:1 Minute, 42 Second

Leuwiliang, PenaPublik.com – Sekumpulan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Mapala Wanarga Institut Ummul Quro Indonesia atau IUQI melakukan penggalangan dana untuk membantu biaya pengobatan seorang balita bernama Muhammad Fatir Ramdani berusia 7 bulan menderita penyakit Hidrosefalus sejak usianya 4 bulan.

Muhammad Fatir Ramdani (7 bulan) merupakan warga Kampung Mangga Sari RT 1 RW 07, Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan informasi yang didapat sejauh ini belum ada tindakan medis yang dilakukan. Namun kedua orang tua sudah melakukan scan pada kepala Fatir untuk melihat tindak lanjut dokter kedepannya.

“Bahkan pada awalnya sanak saudara dan tetangga nya sudah sadar akan perbedaan hari demi hari yang Fatir alami yaitu pembengkakan rongga otak, namun tidak ada salah satu dari mereka yang berani memberitahukan karena merasa tidak enak dan takut menyinggung perasaan kedua orang tuanya,” tutur Teguh, Salah seorang mahasiswa IUQI kepada PenaPublik.

Lanjutnya, Meski demikian masih kata Teguh, Orang tua Fatir merasa berterima kasih sudah diberitahu perihal perbedaan yang dialami anaknya sehingga kedua orang tuanya melakukan tindak lanjut demi anak tercintanya tersebut.

“Saat ini keluhan terberat yang dirasakan Fatir adalah membesarnya rongga kepala, dan harus segera dilakukan tindakan Operasi agar penyakit ini tidak semakin parah. Jika tidak mendapatkan tindakan tersebut dalam waktu dekat akan berakibat penyempitan rongga otak karena banyaknya cairan yang ada di kepala,” ungkap Teguh.

Menurutnya, Untuk berobat pun sementara ini hanya mengandalkan biaya dari hasil gaji ayah Fatir yang bekerja sebagai penjaga Villa di daerah Pamijahan.

“Iya, Bismillah, Kami juga bergerak dan berjuang membantu mendapatkan biaya tambahan untuk berobat dengan cara berkeliling menggalang dana dijalanan, kampus dan pasar terdekat,” ujarnya.

Disisi lain, Pihaknya juga berharap ada orang-orang diluar sana yang terketuk hatinya untuk berdonasi dan menyisihkan sebagian rejekinya dalam upaya mengurangi beban yang dialami kedua orangtua Fatir.

“Saat ini total biaya yang dibutuhkan sebesar kurang lebih Rp 100.000.000, dengan rinciannya sebagai berikut : Biaya rawat inap/operasi Rp. 75 juta, Membeli obat-obatan/penunjang pengobatan tambahan Rp.20 juta dan operasional sehari-hari Rp.5 juta. Jika ada yang mau berdonasi bisa hubungi kami.” pungkasnya. (Taufik).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *