Tahun-Depan-Guru-PAUD-Akan-Dapat-Insentif-Bulanan-Ini-Kata-Bupati-dan-Kadisdik-1.jpg
Read Time:2 Minute, 10 Second

Cisarua, PenaPublik.com – Kabupaten Bogor melalui Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-1 periode tahun 2019 – 2023 dan yang pertama se-Jawa Barat. Rakerda dilaksanakan sebagai bentuk dan amanat dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Kegiatan berlangsung dari tanggal 14 – 15 September 2020 bertempat di Wisma Dirga, Jalan Raya Puncak KM 80 dan dibuka secara langsung oleh Bupati Bogor Hj Ade Munawaroh Yasin disaksikan pula Ketua Himpaudi Jawa Barat, Ketua BAZNAS beserta jajaran, Kadisdik Kabupaten Bogor juga Camat Cisarua, Pada Senin (14/09).

Dalam sambutannya Ade Yasin mengingatkan kembali bahwa dimasa dan situasi pandemi Covid-19 sekarang ini semua pihak senantiasa melakukan 3 M begitupun masa PSBB masih diperpanjang, Sementara proses pembelajaran pun dilakukan secara Daring.

Seusai acara, Dirinya mengatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini atau masa “Golden Age” sangatlah penting dan bagaimana peran serta guru dan orangtua bisa memanfaatkan waktu ketika anak-anak tidak bisa belajar serta apa yang harus dilakukan.

Para Ketua Himpaudi Kecamatan Sekabupaten Bogor Hadir Dalam Rakerda Ke- 1

“Saya datang kesini setidaknya untuk memberikan support dan semangat kepada mereka. Program Himpaudi tersebut memang rutin tiap tahun digelar semoga berjalan dengan lancar,” tuturnya kepada wartawan.

Hal senada dikatakan Entis Sutisna, Kadisdik Kabupaten Bogor, Pihaknya mengaku sehubungan dengan masih kondisi pandemi covid-19 dan perpanjangan PSBB maka pembelajaran juga dengan jarak jauh atau Daring tetap dilanjutkan.

“Waktu pembelajaran jarak jauh kita bagi dan maksimalkan dengan cara Daring,” ucapnya.

Menurutnya, PAUD itu merupakan generasi emas “Golden Age” yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat bahwa generasi di tahun 2045 nanti Indonesia bisa menjadi Negara yang maju dan disegani dunia dan itu berangkat dari PAUD hari ini.

“Karena itu guru-guru, baik itu secara profesional keguruan atau kelembagaan maupun kesejahteraannya. Tiga point sedikitnya yang akan dibahas dalam Rakerda ini,” terangnya.

Saat disinggung soal insentif bagi guru-guru PAUD dimasa mendatang, Entis menuturkan sesuai statement Bupati bahwa kesejahteraan untuk guru PAUD akan masuk ke dana Disdik.

“Ya, Mudah-mudahan di tahun 2021 mendatang guru-guru PAUD ini kesejahteraannya masuk ke dana atau anggaran Disdik sehingga mereka akan mendapat insentif perbulannya,” jelas Entis.

Mendengar statement Kadisdik Kabupaten Bogor bahwa ditahun 2021 akan ada sinyal atau lampu hijau untuk guru atau relawan PAUD yang akan mendapatkan insentif tiap bulan, Hj Euis Bayiroh, S. Pd.I, Ketua Himpaudi Kabupaten Bogor mengaku senang bukan kepalang.

“Iya tentunya senang dan sinyal-sinyal kebaikan Pemerintah Daerah itu sudah nampak keliatan dari pidato Ibu Bupati tadi ya, dan berharap menguat kedepannya soal nominalnya sih kami tidak muluk-muluk lah sesuai kebutuhan saja.” pungkasnya penuh harap.

Reporter : Taufik Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.