Trotoar-dan-Taman-Bekas-Pospol-Cisarua-Terlihat-Kumuh-Warga-Pemerintah-Jangan-Tinggal-Diam.jpg
Read Time:1 Minute, 18 Second

CISARUA, PENAPUBLIK.COM – Kemacetan yang acapkali terjadi dikawasan wisata Puncak sudah menjadi pemandangan yang tak asing lagi, Bahkan kondisi tersebut diperparah dengan area parkir kendaraan bermotor yang nampak tidak tertib dengan banyaknya pedagang kaki lima yang berjualan seperti yang terjadi disekitar bekas pos Polisi, berada tepat didepan Jalan Raya Puncak Pasar Cisarua berdekatan dengan Masjid jami Al-Barokah.

Pemandangan itu makin hari makin terlihat kumuh, Taman yang semula indah kini seolah tinggal kenangan dimana akhirnya dimanfaatkan oleh para pedagang sehingga menambah kesemrawutan.

“Mestinya tidak dibiarkan begitu saja, Pemerintah harus segera bertindak dan menertibkan orang yang berdagang ditempat tersebut, itu kan untuk taman. Kami harap Pemerintah tidak berdiam diri, Apalagi saya dengar pembuatan taman itu dari uang rakyat,” ungkap Ujang Sumitra salah seorang tokoh masyarakat warga Cisarua.

Taman Yang Dulunya Indah, Namun Kini Seperti Tinggal Kenagan.

Sementara itu menurut Pendi, Kasi Trantib Kecamatan Cisarua saat dikonfirmasi terkait adanya aduan dari masyarakat Cisarua, Ia mengaku bahwa hal tersebut sudah menjadi pembahasan ditingkat Pemerintah Daerah.

Bahkan kata Pendi, Pihaknya sudah memberikan teguran kepada yang bersangkutan (pedagang-red) selain tembusan langsung ke Pol PP Kabupaten.

“Kita sudah kasih teguran dan ditembuskan ke Pol PP Kabupaten agar ditindaklanjuti berkaitan dengan program OTT juga masalah trotoar jalan,” terang Pendi melalui pesan Whatsapp-nya beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, Teguran yang sifatnya lisan juga sudah dilakukan, baik dari tingkat Kecamatan maupun Kabupaten.

“Apalagi di tahun 2022 mendatang kemungkinan akan ada peresmian rest area dan pasar rakyat Cisarua, Saat inipun sedang dilakukan pendataan ulang dari pihak Kabupaten. Tinggal menunggu waktu pelaksanaan penertibannya saja.” tandasnya. (FIK).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.