Budidaya-Tanaman-Hias-Sudah-Mulai-Menggeliat-Ini-Kata-Pemenang-Kontes-1.jpg
Read Time:2 Minute, 18 Second

Cisarua, PenaPublik.com – Usai kegiatan kontes dan bursa tanaman hias yang digagas oleh komunitas Rumpun Hijau Institute, Para peserta terutama yang memenangkan kontes memberikan beragam tanggapan positif bahkan diantara-nya berharap dimasa mendatang kegiatan tersebut bisa digelar dengan lebih meriah lagi.

Seperti yang diungkapkan Tono, Seorang warga asal Desa Kotabatu, Kecamatan Ciomas yang sengaja datang dan mengikuti kontes tanaman hias mengaku meskipun baru pertama kali namun Ia yakin jika suatu saat event seperti ini akan berkesinambungan mengingat antusiasme dan animo dari para pegiat atau pehobby dan petani tanaman hias serta masyarakat luas saat ini sudah mulai bertebaran dimana-mana.

Saat ditemui seusai pengumuman kontes, Tono menuturkan rasa senangnya terlebih Ia menjadi salah satu pemenang dari beberapa orang peserta yang ikut dalam bursa tanaman hias tersebut.

Panitia Memberikan Hadiah Dan Plakat Kepada Para Pemenang

“Alhamdulillah, Saya datang kesini ikutan kontes pertama kalinya dan membawa tanaman hias jenis Antorium Hukery Black Selfet usianya kurang lebih sudah 17 tahun sejak 2007 silam, tadinya taneman dari bibit itu didiemin aja tapi akhirnya saya rawat sampe sekarang pas dibawa kesini eh dapet juga,” tuturnya.

Masih kata Tono, Ia pun mengaku secara kebetulan memang senang merawat tanaman hias sedari dulu sekaligus juga menjadi hobby-nya. Meskipun saat ini sedang menjadi trend tetapi pada prinsipnya menurut Tono itu kembali lagi kepada hobby masing-masing.

“Kalo pehobby itu biasanya mengikuti trend kalo rame, Tapi alhamdulillah sih walaupun lagi gak ngetren juga taneman yang ada tetap kita rawat itu prinsipnya mah. Intinya sih kita silaturahim dan ikut ngeramein mudah-mudahan komunitas tanaman hias ini tambah maju lah dan harga pun ikut menunjang kalo ikut event seperti ini,” tambahnya.

Hal senada dikatakan Yanto, Warga Citeko yang saat itu tanaman hias jenis “Aglonema Kocid” nya terpilih dan menjadi pemenang pertama. Dirinya pun sama dengan apa yang diungkapkan Tono warga Kotabatu di event tersebut baru pertama kali diikuti.

“Udah pasti saya senang karena kebetulan baru kali pertama ikut dalam dikontes ini meskipun sebenarnya dari dulu udah sering nyimak tapi persiapannya harus matang juga. Saya membawa tanaman hias jenis Aglonema Kocid usianya sekitar 1 tahun 2 bulan, kalo sekarang pasaran harganya sih bisa mencapai 500ribu bahkan lebih,” kata Yanto.

Sementara itu Samsudin, Warga Cisarua datang dan mengikuti kontes pertama kali-nya ini dengan membawa tanaman hias jenis “Lumut Pakistan” dan termasuk salah satu pemenang dalam kontes tersebut dari kelas umum.

Diakui Samsudin, Lanjutnya dahulu diluar sana mungkin bagi sebagian orang itu masih kurang menghargai akan jenis tanaman hias, Namun sekarang ini justru kebalikannya.

“Saya membawa tanaman lumut pakistan dan baru pertama kali ikut kontes ini, Kalo pasaran sekarang paling mahal juga 150 ribu. Alhamdulillah seneng banget saya setidaknya juga akan meningkatkan harga pasaran bahkan tadinya orang tidak terlalu menghargai tapi justru sekarang kebalikannya harga tanaman hias bisa naek daun.” tandasnya. (Taufik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.