PenaPublik_20221005214354.jpg
Read Time:2 Minute, 36 Second

BOGOR, PENAPUBLIK.COM – Forum wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Satu melakukan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bakti Nusa untuk membuka sekolah gratis bagi masyarakat baik yang berada di Kota maupun Kabupaten Bogor.

Sekolah gratis ini bertujuan untuk mengentaskan generasi putus sekolah di masyarakat baik dari jenjang Sekolah Dasar, tingkat Sekolah Menengah Pertama, maupun jenjang Sekolah Menengah Atas.

“Dalam mengurangi angka putus sekolah, Forum Jurnalis Satu lakukan kerjasama serta penandatangan nota kesepahaman (MoU) di sekolah SMK & PKBM Bakti Nusa, yang berlokasi di Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor,” terang Yudi Surahman, Ketua Forum Jurnalis Satu pada Selasa (4/10/2022).

Forum Wartawan yang Tergabung dalam Jurnalis Satu Berupaya Membuka Sekolah Gratis Bagi Warga yang Putus Sekolah.

Ia menyampaikan, Angka putus sekolah di wilayah Bogor sendiri terbilang cukup tinggi. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, sepanjang tahun 2021 tercatat ada 1.884 anak yang bersekolah di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten itu berhenti sekolah di tengah jalan.

“Dari data yang ada di kami untuk anak putus sekolah tahun 2021 untuk jenjang SD Negeri sebanyak 1.196 anak dan dari swasta 54 anak, untuk jenjang SMP Negeri sebanyak 134 anak dan dari swasta 500 anak. Paling banyak di SD,” jelas Yudi.

Dengan kondisi tersebut kata Yudi, Kerjasama ini merupakan langkah peran jurnalis dalam upaya membantu mengurangi angka putus sekolah melalui program sekolah gratis di masyarakat, yang berada di Kota maupun di Kabupaten Bogor.

Dengan program pendidikan gratis tersebut itulah warga masyarakat bisa memperoleh ijazah, baik itu ijazah paket A, Ijazah Paket B, dan Ijazah Paket C.

Untuk teknisnya, Masyarakat yang ingin mengikuti sekolah gratis ini dapat mendaftar melalui nomor Whatsapp 083808149090 untuk kemudian mengisi formulir di link https://forms.gle/CCBi4mSBMfws8Nyv9

Dalam mengisi formulir, peserta yang daftar memilih “Jurnalis Satu” di kolom Kelompok Belajar.

“Kami berharap dengan kerjasama berjalan dengan lancar, dan dapat mewujudkan pendidikan bagi masyarakat yang tidak mampu dan putus sekolah dengan usia mulai dari 7 hingga 21 tahun,” ucapnya.

Sementara itu, Agung Udiyanto, Ketua PKBM Bakti Nusa mengatakan bahwa kerjasama tersebut berawal dari statement salah satu Komisioner KPAI diawal pandemi hingga Plt Bupati Bogor beberapa bulan lalu terkait tingginya angka putus sekolah.

“PKBM Bakti Nusa menggandeng Jurnalis Satu dan lembaga-lembaga lain agar dapat menyelamatkan banyak generasi Bangsa yang saat ini putus sekolah demi tercapainya Indonesia Emas Di 2045 juga sebagai dukungan Program No One Left Behind dan SDG 17 Indonesia: Collaboration & Partnership,” jelasnya.

PKBM Bhakti Nusa kata Agung didukung penuh Kepala Staf Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko yang menyerahkan langsung puluhan ijazah program pendidikan kesetaraan pada 3 Agustus 2022 lalu.

Dalam kesempatan itu, menyampaikan,  sangat mendukung pengembangan program kesetaraan di daerah. Diakuinya, tingkat rata-rata Lama Sekolah (RRLS) di beberapa daerah masih berada di bawah program wajib belajar sembilan tahun atau setingkat lulus SMP.

‚ÄúDengan adanya program kejar paket atau kesetaraan ini, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan layanan pendidikan bagi masyarakat daerah yang memiliki keterbatasan dalam mengikuti pendidikan formal. Terlebih untuk meningkatkan angkat capaian RRLS di daerah, sebagai pemenuhunan standar kualitas pendidikan.” tandasnya. (FIK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *