Sunda-Harga-Diri-NKRI-Harga-Mati...Demo-Berakhir-Damai-di-Kecamatan-Cisarua-1.jpg
Read Time:1 Minute, 20 Second

CISARUA, PENAPUBLIK.COM – Puluhan warga Puncak melakukan aksi dalam upaya menyikapi ucapan yang dilontarkan Arteria Dahlan seorang anggota DPR RI beberapa waktu lalu meskipun setelahnya Ia meminta maaf khususnya kepada warga masyarakat suku Sunda Provinsi Jawa Barat.

Titik kumpul warga masyarakat yang tergabung dalam aliansi “Urang Sunda Puncak” dimotori oleh Ormas Pemuda Pancasila, Paguyuban Puncak Ngahiji dan komunitas lainnya sekitar pukul 10.00 WIB diawali di rest area Sari Barokah, kemudian dilanjutkan secara long march atau berjalan kaki menuju Kantor Kecamatan Cisarua, Pada Sabtu (22/1/2022).

Iman, Salah seorang koordinator aksi mengatakan bahwa ucapan seorang anggota DPR RI itu sangat tidak pantas bahkan melukai orang Sunda terutama Jawa Barat.

Pol PP Cisarua Saat Menerima Massa Saat Unjuk Rasa Terkait Rasisme.

“Ucapan Arteria Dahlan itu rasis dan sangat melukai seluruh warga masyarakat Suku Sunda, Maka untuk itu kami minta dia harus segera dipecat dari jabatannya,” tegas Cimeng sapaan akrabnya yang juga sebagai Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Cisarua didepan rekan-rekannya.

Hal senada diungkapkan Yudi Wiguna, Salah seorang tokoh masyarakat dan budayawan Puncak mengaku prihatin apa yang diucapkan oleh Arteria Dahlan yang notabene pejabat publik.

“Iya, Sama saja dia menghinakan dirinya sendiri. Ucapannya sangat tidak pantas dan itu rasisme melecehkan warga suku Sunda, Kami minta Pemerintah cepat mengambil tindakan,” ujarnya dengan nada kesal.

Ditempat yang sama, Azet Basuni, Aktivis Puncak Ngahiji meminta kepada Pemerintah dan Partai yang mengusung Arteria Dahlan agar memprosesnya secara hukum kemudian memecatnya.

“Meskipun sudah minta maaf tapi proses hukum harus terus berjalan, Pecat Arteria Dahlan secepatnya dari keanggotaannya sebagai wakil rakyat.” pungkas Azet yang juga anggota BPD Gadog Megamendung. (FIK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.