Tak-Hanya-Sekedar-Kata-Belaka-Juweni-Bismillah..Selama-Agustus-Akan-Roadshow-ke-40-Kecamatan.jpg
Read Time:1 Minute, 37 Second

Bogor, PenaPublik.com– Sejatinya Karang Taruna atau Aditya Karya Mahatva Yodha adalah organisasi kepemudaan di Indonesia. Ia merupakan wadah pengembangan generasi muda nonpartisan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah Desa/ Kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak dibidang kesejahteraan sosial.

Sebagai organisasi sosial kepemudaan Karang Taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomi produktif dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia di lingkungan, baik Sumber Daya Manusia maupun Sumber Daya Alam yang telah ada.

Sebagai organisasi kepemudaan, Karang Taruna berpedoman pada Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga di mana telah pula diatur tentang struktur pengurus dan masa jabatan di masing-masing wilayah mulai dari Desa/ Kelurahan sampai pada tingkat Nasional.

Semua ini wujud dari pada regenerasi organisasi demi kelanjutan organisasi serta pembinaan anggota Karang Taruna baik dimasa sekarang maupun masa yang akan datang.

Saat tim PenaPublik berbincang-bincang dengan Juweni, Salah seorang pengurus Karang Taruna Kabupaten Bogor sebagai Ketua bidang Kesenian Kebudayaan, Olah Raga dan Kerohanian. Dirinya mengatakan akan berupaya menjalankan program yang ada dan sudah lama dikonsep dalam Organisasi tersebut meskipun mungkin tanpa bantuan anggaran dari Kabupaten.

“Program harus tetap berjalan dengan niat melestarikan Seni Budaya dan memberikan pemahaman tentang hidup sehat serta beragama dengan pedoman Akhlaqul karimah. Meskipun itu dilakukan dengan uang pribadi,” tuturnya pada Rabu (29/07).

Masih menurut Juweni atau biasa disapa “Eyang Sanguan”, Atas dasar niat yang tulus ikhlas Ia mengaku akan senantiasa berupaya dalam melestarikan seni budaya dan peduli akan potensi pemuda yang ada di Kabupaten Bogor melalui Karang Taruna.

“Bismillah, Secara pribadi mulai 1 Agustus 2020 saya akan berkeliling ke 40 Kecamatan guna menyampaikan Konsep Budaya dalam mengangkat potensi lokal dan SDM dalam berkesenian. Dengan seperti itu juga ikut melestarikan kearifan lokal di wilayah masing-masing yang berbeda karakter dan berbasis data, Saya yakin pemuda mampu mengembangkan segala sesuatunya dengan potensi yang ada dan SDM yang dimiliki.” pungkasnya.

Reporter : Taufik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.